JADI KAMPIUN, MANCHESTER CITY SELEVEL DENGAN MU

Manchester City

Manchester City musim ini sukses merebut gelar Liga Inggris. Sukses City kali ini dipermulus oleh rival sekota mereka, Manchester United (MU).

Pekan lalu, MU kalah 0-1 dari West Bromwich Albion di Old Trafford Stadium. Kekalahan itu mempermudah Manchester City juara Liga Inggris. Saat ini, poin The Citizens sudah 87 poin dan sudah tidak mungkin dikejar. JUDI BOLA

Manchester City merangkul gelar juara Liga Inggris musim ini dengan catatan memukau. Mereka unggul 16 poin dari rival sekota mereka, Manchester United bahkan sukses mencatatkan 18 kemenangan beruntun dari Agustus hingga Desember, dan manjadi rekor baru di Liga Inggris.

Tim asuhan Pep Guardiola tak tersentuh di puncak klasmen selama 240 hari. Mereka pun menyejajarkan diri dengan Manchester United. BOLA ONLINE

Memastikan gelar dengan lima laga tersisa, The Citizens menyamai rekor MU. Setan Merah pernah mencatatkannya dua kali, yakni pada musim 1907/08 dan 2001/02.

Catatan fantastis Manchester City membuat pelatihnya, Pep Guardiola bangga. Manajer asal Spanyol itu memberikan pujian setinggi langit kepada anak asuhnya.

“Cara kami bermain sangat luar biasa, saya sangat senang berada di sini dan menjadi bagian dari klub ini,” ujarnya di situs resmi Manchester City. JUDI ONLINE

“Para pemain sangat fantastis, menakjubkan, mereka luar biasa. Klub ini sungguh luar biasa di semua aspek,” ucap mantan manajer Barcelona tersebut.

Meski sudah menjadi juara, Manchester City masih membidik rekor yang pernah dicatatkan Chelsea. Ada lima rekor Chelsea yang bisa dipecahkan Manchester City dengan lima laga tersisa, yakni: BANDAR BOLA

  1. Gol terbanyak: Chelsea memegang rekor dengan 103 gol di Premier League, City saat ini mengantongi 93 gol. Merek butuh 10 lagi dari lima laga tersisa, jadi jika The Blues bisa menjaga rata-rata musim ini, rekor tersebut bisa dipecahkan.
  2. Gol tandang terbanyak: The Citizens harus bekerja keras untuk menyamai rekor 68 gol Chelsea. Sejauh ini, Sergio Aguero dan kawan-kawan telah mencetak 53 gol. Mereka butuh 15 gol lagi dari tiga laga tersisa di Etihad.
  3. Poin terbanyak: Rekor yang kembali dipegang Chelsea, City saat ini punya 87 poin dan butuh 8 poin lagi dari kemungkinan 15 untuk menyamai rekor yang dimiliki Chelsea (2004/05) dengan 95 poin.
  4. Kemenangan tandang terbanyak: City telah memenangkan 14 laga tandang musim ini dan memiliki dua laga tersisa. Hanya dengan memenangkan laga tersebut, The Citizens akan mengukir rekor baru dan mengalahkan rekor 15 kemenangan Chelsea.
  5. Selisih gol terbesar: Sergio Aguero dan kawan-kawan saat ini mengoleksi +66 selisih gol dan rekor +77 yang dipegang Chelsea masih bisa dikejar.

CUCI GUDANG, INI 3 PEMAIN YANG LAYAK DIPERTAHANKAN MANCHESTER UNITED

Gelandang Manchester United, Paul Pogba.

Manchester United dikabarkan siap melepas sejumlah pemain. Hal tersebut dimaksudkan agar The Red Devils dapat mendatangkan pemain baru yang sesuai dengan kriteria Jose Mourinho.

Nama-nama besar seperti Juan Mata, Ander Herrera, Luke Shaw, Daley Blind hingga Anthony Martial, disebut sebagai pemain yang berpeluang meninggalkan Old Trafford. Namun, dari banyak nama tersebut terselip beberapa pemain yang dinilai layak menjadi bagian dari skuad Manchester United. BOLA ONLINE

Saat ini, skuat utama Manchester United berisikan 26 pemain. Secara menyeluruh, Jose Mourinho hanya membutuhkan 22 pemain untuk dirotasi mengarungi musim kompetisi.

Beberapa pemain pun harus menerima kenyataan tidak mendapat kesempatan bermain sebanyak pemain lainnya. Sebagai contoh adalah Daley Blind, Luke Shaw dan Matteo Darmian.

Blind baru mencatatkan 14 penampilan, Matteo Darmian dengan 13 penampilan dan Luke Shaw 15 penampilan. Fakta tersebut menggambarkan kalau Mourinho sudah mulai menentukan pemain yang akan ia pertahankan atau tidak. JUDI BOLA

Kendati demikian, ada beberapa nama pemain yang sejatinya masih sangat menjanjikan dan mampu memeberikan kontribusi positif bagi tim.

Berikut ini adalah tiga pemain yang pantas dipertahankan Manchester United pada musim mendatang: BANDAR BOLA

  1. Ander Herrera

Kontrak Ander Herrera bersama Manchester United akan berakhir pada Juni 2019. Sejak akhir musim 2016-17, Herrera disebut akan mendapat perpanjangan kontrak karena aksi impresifnya di lini tengah The Red Devils.

Selain itu, Herrera disebut sebagai suksesor Michael Carrick untuk menjadi kapten tim. Namun, kedatangan Nemanja Matic pada awal musim 2017-18 membuat nasib Herrera berubah.

Herrera dipercaya menjadi opsi alternative dalam skema dua gelandang tengah yang diracik Jose Mourinho. Manajer berpaspor Portugal itu lebih memilih memainkan Nemanja Matic dan Paul Pogba. JUDI ONLINE

Setelah sempat menepi lama dari skuat utama, Herrera kembali mendapat kepercayaan menjadi starter pada laga melawan Manchester City. Mourinho mengubah skema permainan dengan memainkan tiga gelandang tengah.

Hasilnya, Herrera menunjukkan penampilan yang solid dan bisa memimpin lini tengah Manchester United. Penampilan tersebut membuktikan kalau Herrera pantas bertahan di Old Trafford.

  1. Luke Shaw

Karier Luke Shaw bersama Manchester United bisa dikatakan mengalami naik turun. Shaw pernah mendapat predikat sebagai bek masa depan Inggris, namun cedera yang berulang membuatnya gagal mempertahankan konsistensi.

Pada musim 2017-18, Shaw tidak mendapat banyak kesempatan tampil dari Jose Mourinho. Sang manajer berulang kali melayangkan kritik untuk Shaw, namun banyak yang menilai kalau Mourinho bersikap sentimental kepada Shaw. AGEN BOLA

Jika menilai performa Shaw, banyak yang berpendapat bahwa performanya dilapangan tidaklah buruk. Hanya saja kesempatan yang terbatas membuatnya tidak mampu memertahankan konsistensinya.

Kontrak Shaw akan berakhir pada Juni 2018, namun Manchester United memiliki opsi untuk menambah durasi tersebut. Tidak sedikit suporter yang ingin agar Mourinho mempertahankan Shaw karena potensi yang ia miliki.

  1. Marcus Rashford

Marcus Rasfford merupakan produk original akademi Manchester United yang mampu bersinar. Striker asal inggris itu diprediksi akan mampu menjadi tumpuan masa depan tim Setan Merah.

Talenta yang dimiliki Rashford membuat beberapa klub top Eropa tertarik untuk merekrutnya. Meskipun beberapa kali mengonfirmasi kalau Rashford tidak akan dijual, manajemen tidak pernah memberikan janji yang pasti. TARUHAN ONLINE

Saat ini, Rashford dinilai sebagai pemain yang bisa dijadikan alat barter untuk mendapatkan pemain bintang incaran Mourinho. Rashford disebut akan masuk dalam bagian transaksi Gareth Bale atau Isco dari Real Madrid.

Sebagai produk asli klub, Manchester United wajib mempertahankan Rashford dan memberikan kepercayaan yang lebih untuk pemain berusia 20 tahun tersebut.

JUVE CUMA BISA MAIN HABIS-HABISAN LAWAN MADRID

Juve Akan Habis-habisan Lawan Madrid

Hasil memuaskan Juventus yangberhasil mengalahkan tim yang sedang menanjak, AC Milan. Kemenagan inipun mendongkrak kepercayaan diri skuad Juve jelang bertarung di laga krusial kontra Real Madrid.

Kedua raksasa itu saling berhadapan di perempatfinal Liga Champions. Bianconeri akan menjamu Madrid lebih dahulu di leg pertama di Stadion Allianz, Rabu (4/4/2018) dinihari WIB, sebelum gantian menyambangi Santiago Bernabeu di leg kedua sepekan berikutnya. JUDI BOLA

Berperan sebagai tuan rumah, Juve perlu memetik modal sebaik-baiknya. Meski kalah 1-4 dimusim lalu yang menandai pertemuan terakhir kedua klub, si Nonya Besar mempunyai statistic yang baik dalam duel dua leg.

BACA JUGA : GUARDIOLA INGIN MENANG 6-0 DARI LIVERPOOL DI PEREMPATFINAL LIGA CHAMPIONS 2017-2018

Pada semifinal 2014/15, Juve sukses mendepak Madrid dengan agregat 3-2. Kemenangan 2-1 di kandang sendiri jadi kunci kelolosan Gianluigi Buffon cs.

“Kemenangan atas AC Milan memberi kami kekuatan untuk menghadapi sebuah Real Madrid yang adalah tim hebat tapi kami siap dan harus memainkan pertandingan seolah-olah ini pertandingan terakhir kami,” ucap winger Juventus Juan Cuadrado di Marca. BOLA ONLINE

“Kami tidak lebih buruk dari mereka (Madrid). Kami seperti mereka, sama-sama tim hebat.”

BACA JUGA : PANASNYA PEREMPATFINAL LIGA CHAMPIONS 2017-2018: JUVE VS MADRID, LIVERPOOL VS CITY

Cuadrado mencetak gol kedua Juventus setelah bek Milan Leonardo Bonucci menyeimbangkan permainan menjadi 1-1 usai Paulo Dybala mencetak gol pembuka. Sami Khedira lantas mencetak gol kemenangan Juve di empat menit terakhir.

Ini menandai comeback Cuadrado setelah absen lama karena cedera pangkal paha, yang dideritanya pada Desember 2017. “Aku masih belum mencapai performa terbaik tapi aku sudah berlatih dengan baik dengan seluruh tim selama beberapa hari,” aku pesepakbola Kolombia itu. JUDI ONLINE

INI 3 PEMBELIAN TERBAIK KLOPP UNTUK LIVERPOOL

 

STOKE ON TRENT, ENGLAND – NOVEMBER 29: Liverpool manager Jurgen Klopp reacts after the Premier League match between Stoke City and Liverpool at Bet365 Stadium on November 29, 2017 in Stoke on Trent, England. (Photo by Stu Forster/Getty Images)

Performa Liverpool terus menanjak sejak ditangani pelatih Jurgen Klopp. Pelatih berpaspor Jermain itu berhasil mengatasi kelemahan The Reds dengan membeli pemain yang tepat.

Sudah sejak dulu, Klopp piawai memilih pemain yang memiliki potensi gemilang yang kemudian disulapnya menjadi pemain bintang dunia. Sebut saja saat ia menangani Dortmund, ia memoles Robert Lewandowski, Mario Gotze dan Marco Reus. BOLA ONLINE

Setelah sampai di Anfield, dia terus melakukan hal yang sama. Philippe Coutinho menjadi salah satu pemain yang paling berkembang di bawah asuhannya.

Manajer asal Jerman itu juga piawai membidik pemain meski harganya mahal. Lalu siapa saja pemain sukses yang direkrut Klopp untuk Liverpool:

BACA JUGA : SELAIN NEYMAR, BARCA SIAP BAJAK GELANDANG MADRID

  1. Georginio Wijnaldum

Namanya mungkin tidak setenar Mohamed Salah, namun Wijnaldum merupakan pemain penting dari skuad Liverpool untuk membangun serangan sekaligus mengordinir pertahanan.

Klopp merekrut pemain Belanda itu dari Newcastle United di jendela transfer musim panas 2016. Dia tampil cemerlang sejak saat itu dengan menjadi bagian integral dari lini tengah Klopp.

Meski posisi aslinya sebagai gelandang bertahan, namun Wijnaldum juga bisa ditempatkan sebagai gelandang serang saat dibutuhkan. Faktanya dia sudah memberi kontribusi 6 gol dan 9 assist untuk tim musim lalu di liga. JUDI BOLA

BACA JUGA : BUKAN MAIN! INI SOSOK PENGGANTI MODRIC DI MADRID

  1. Sadio Mane

Banyak yang mempertanyakan pihak Liverpool ketika mendaratkan Sadio Mane apalagi dengan mahar yang lumayan, yakni 34 juta poundsterling pada 2016 lalu. Nmaun seiiring berjalanya waktu, pemain berpaspor Sinegal itu mampu membuktikna dirinya dengan menjadi salah-satu pemain yang penting dalam skuad.

Dia adalah Pemain Terbaik Liverpool musim lalu dan telah mencetak 13 gol mengesankan dalam 27 pertandingan liga.

Cedera musim ini membuatnya sedikit terpinggirkan. Meski demikian, dia masih penting bagi tim Jurgen Klopp dan telah memainkan peran vital dalam dan terbukti sudah mencetak delapan gol dan tujuh assist musim ini. FREEBET

BACA JUGA : KLOPP : SALAH MAMPU SAMAI LEVEL MESSI

  1. Mohamed Salah

Siapa yang bisa meragukan Mohamed Salah adalah rekrutan terbaik Klopp, atau ,mungkin salah-satu pemain terbaik yang didatangkan oleh Liverpool. Salah mendarat ke Alians Arena dari AS Roma pada jendela transfer musim panas 2017 kemarin. Salah saat ini menjadi top skorer sementara Liga Inggris.

Pemain Mesir itu telah mencetak gol terbanyak di musim debutnya dibandingkan dengan pemain Liverpool lainnya yang pernah ada. Dia juga dalam proses mengalahkan rekor mencetak gol terbanyak dalam satu musim Liga Inggris (31 gol).

Salah telah memenangkan penghargaan Premier League Player of the Month dua kali dan penghargaan PFA Fans of th he Month tiga kali. Dia dinyatakan sebagai Pemain Terbaik Afrika CAF of the Year 2017 dan juga terpilih di Tim CAF of the Year.

Usia Salah baru 25 tahun, sehingga Liverpool masih bisa berharap banyak padanya di lapangan hingga beberapa musim ke depan. BANDAR BOLA

BACA JUGA : INI 3 PELATIH YANG SANGGUP BUAT MU TAMPIL MENYERANG

FAKTA MENGEJUTKAN MEGA LAGA MAN UNITED VS LIVERPOOL

TAHUKAH ANDA?

Ini akan menjadi pertemuan ke-170 bagi kedua tim di liga – United menang 67 kali sedangkan Liverpool hanya 55 kali (47 sisanya berakhir imbang). BOLA ONLINE 

Liverpool menelan kekalahan lebih banyak di liga ketika bertemu United ketimbang melawan tim lain dalam sejarah mereka (67).

BACA JUGA : Jelang Mega Laga Man United vs Liverpool, Siapa Lebih Diunggulkan?

Dua dari tiga pertemuan terakhir di liga di antara kedua kubu berakhir imbang tanpa gol, dan mereka tidak pernah bermain imbang empat kali secara beruntun di kompetisi liga sejak Februari 1921. JUDI BOLA

BACA JUGA : TERUNGKAP! INI 3 CALON PENGGANTI ARSENE WENGER 

United memenangkan sepuluh dari 13 laga kandang Liga Primer terakhir melawan Liverpool, hanya kalah di musim 2008/09 dan 2013/14, selagi meraih hasil imbang musim lalu.

BACA JUGA :Hasil Liga Europa, Arsenal Pecundangi Milan di San Siro

Meski begitu, hanya Man City dan Chelsea (masing-masing enam) yang mencatatkan kemenangan tandang lebih banyak di Old Trafford ketimbang Liverpool di Liga Primer (lima).

Duel kedua tim telah menghasilkan 16 kartu merah di Liga Primer – hanya derbi Merseyside yang punya catatan kartu merah lebih banyak di kompetisi ini (21). PASTI UNTUNG

Theo Walcott Mengakhiri Pertandingan Tanpa Kemenangan Everton Dengan Ganda Melawan Leicester

 

Pembangunannya didominasi oleh Riyad Mahrez, pemain yang ingin Agen Bola Online Terpercaya berada di manapun kecuali Goodison Park dalam mempekerjakan Leicester City. Malam itu milik Séamus Coleman, pemain yang telah memberikan segalanya untuk menguliahi tanah tua yang terkenal ini sekali lagi. Everton, dan Theo Walcott pada khususnya, mengembangkan kualitas dan gairahnya untuk mencatat kemenangan pertama yang penting tahun ini.

 

Sepuluh bulan karena menderita patah kaki ganda di Stadion Aviva di Dublin, kapten Republik Irlandia kembali ke Liga Primer dengan penampilan yang tidak hanya meragukan keraguan tentang kekuatan pemulihannya namun langsung menggarisbawahi pentingnya Everton.

 

 

 

Coleman tampil ke depan saat tim Sam Allardyce mengambil alih kendali melawan Leicester dan Walcott mengumumkan kedatangannya dari Arsenal dalam gaya dengan dua gol pertamanya untuk klub tersebut. Bek itu juga menonjol dalam menolak umpan balik akhir dari Leicester yang sepertinya tidak mungkin sampai Wayne Rooney mengotori Wilfred Ndidi di dalam area penalti dan Jamie Vardy mencetak gol dari titik penalti. Kuat dalam mengatasi dan mengamuk maju bahkan di menit akhir, Coleman memberi contoh agar Everton mengikutinya untuk mengklaim kemenangan pertama mereka untuk delapan pertandingan.

 

Rasa hormat yang dia perintah terlihat jelas pada peluit akhir. Vardy dan Kasper Schmeichel menawarkan pelukan dan kata-kata pujian. Goodison bergemuruh mendengar suara “Sixty Grand, Sixty Grand, Séamus Coleman”. Malam seperti ini membuat 10 bulan di gym berharga. “Bagi Séamus untuk menyelesaikan 90 menit dan pada menit ke 92 berjalan sejauh 80 yard dengan bola luar biasa untuk saya dan contoh untuk setiap pemain di klub sepak bola ini,” kata Allardyce. “Untuk tampil dengan energi dan kualitas saat Anda absen selama 10 bulan ini sungguh luar biasa untuk dilihat.”

 

Walcott mencetak sebuah hubungan instan dengan kapten Irlandia di sayap kanan Everton dan memberi tepi terdepan tim tidak memiliki semua musim untuk melanjutkan start bagusnya sejak tiba dari Arsenal seharga £ 20m. Energi dan kepercayaannya juga terbukti menular ke Everton, yang memulai dengan lamban yang mengingatkan pada penampilan rumah terakhir mereka melawan West Bromwich Albion sebelum mengklaim keunggulan dan kemenangan yang pantas.

 

Claude Puel mengklaim bahwa tim Leicester-nya tidak akan membuat alasan ketidakhadiran Mahrez saat ia menunggu dengan sia-sia untuk bergabung dengan Manchester City namun gangguan tersebut tidak dapat dihindari. Para pengunjung memulai pertandingan yang lebih cerah dan bisa memimpin awal yang nyaman saat Harry Maguire pergi dari sudut Marc Albrighton dan Ndidi mengarahkan sundulan lagi ke mistar gawang, namun tingkat mereka turun drastis begitu mereka tertinggal.

 

Cuco Martina menghasut terobosan tersebut dengan menyingkirkan Ben Chilwell tepat di luar area penalti Leicester. Bola pecah untuk Gylfi Sigurdsson, yang memilih Walcott yang tidak ditandai di tiang jauh dan dia bertobat dengan mudah melewati Schmeichel.

 

Oumar Niasse, yang disukai dalam serangan terhadap penandatanganan baru 27 juta poundsterling Cenk Tosun, seharusnya menggandakan keunggulan Everton namun diseret dengan sangat mengerikan karena golnya menganga. Goodison adalah sekelompok orang yang memiliki kepala di atas ketinggalan, tapi beberapa saat kemudian dilupakan. Sigurdsson dan Rooney bergabung di lini tengah untuk yang terakhir mengirim umpan silang yang dalam ke tiang belakang tempat Michael Keane dan Daniel Amartey berduel untuk sundulannya. Bola tampaknya berputar dari kepala bek Leicester dan jatuh sempurna untuk Walcott, berdiri tanpa tanda di sisi lain area tersebut, untuk melepaskan tendangan voli ke tempat kedua di bawah Schmeichel yang terpapar.

 

Everton menyia-nyiakan beberapa peluang untuk memperpanjang keunggulan mereka dan baru setelah penalti Vardy terlambat, saraf meluncur masuk dan Leicester bangkit. Pengganti Kelechi Iheanacho menyerang bar dan pos dalam hitungan detik perkenalannya dan Martina memblokir sebuah drive yang terikat tujuan dari Matty James. Pemulihan mereka mereda. Penampilan Coleman tidak.

Kualifikasi Kualifikasi Piala Asia Malaysia-Korea Korea Akan Dimainkan Di Tempat Netral

 

AFC telah mengumumkan bahwa dua pertandingan Kualifikasi Agen Bola Online Terpercaya Grup B Kualifikasi Piala Asia vs Korea Korea akan dimainkan di tempat yang netral.

 

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengumumkan bahwa dua pertandingan Kualifikasi Grup B Kualifikasi Piala Asia vs Korea Korea, yang telah ditunda berulang kali sebelumnya, akan dimainkan di tempat netral pada bulan November.

 

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat, pertandingan akan dimainkan pada tanggal 10 dan 13 November di tempat yang sama, dengan Korea Korea bertindak sebagai tim tuan rumah untuk bentrokan 10 November, dan Malaysia ‘menjamu’ pertemuan terakhir. Namun, tempat yang tepat belum diumumkan oleh konfederasi.

 

Sekjen AFC Dato ‘Windsor John senang dengan keputusan tersebut.

 

“Kami senang bahwa kedua Asosiasi Anggota, setelah banyak diskusi, telah menyetujui pengaturan ini.

 

“Memainkan permainan dengan cara ini, dan dalam urutan ini, membantu kita melindungi prinsip olahraga dari Putaran Kualifikasi Final Piala Asia,” katanya seperti dikutip dalam pernyataan tersebut.

 

Kedua pertandingan tersebut telah ditunda lebih awal karena meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

 

Di Grup B, Korea Utara saat ini berada di posisi ketiga dengan dua poin, sementara Malaysia berada di posisi terbawah dengan hanya satu poin setelah tiga pertandingan. Lebanon pertama dengan 10 poin, sementara Hong Kong berada di posisi kedua dengan lima poin. Lebanon dan Hong Kong sama-sama memainkan empat pertandingan di grup tersebut.

Spanyol Memanggil David Villa Dari New York City Tiga Tahun Setelah Penampilan Terakhirnya

David Villa diatur untuk kejutan kembali ke sepakbola internasional Agen Bola Online Terpercaya setelah ia dipanggil ke skuad Spanyol untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2014.

Striker berusia 35 tahun, yang merupakan pencetak gol terbanyak Spanyol dengan 59 gol dari 97 penampilan, telah tampil subur di New York City musim ini, mendaftar 19 kali dalam 24 pertandingan MLS, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak liga.

Gareth Southgate masih bisa berpaling ke Wayne Rooney untuk Piala Dunia 2018

“Kami percaya bahwa memanggil Villa diperlukan dan tepat,” kata Julen Lopetegui, manajer Spanyol tersebut. “Dia akan memberi kita mobilitas ekstra di depan dan terutama dia akan menyumbangkan antusiasmenya. Kami berharap dan percaya dia akan membantu kami. ”

Villa menggantikan Diego Costa, yang telah dikeluarkan dari skuad 26 orang untuk menghadapi Italia dan Liechtenstein di kualifikasi Piala Dunia. Costa terus berada di pengasingan dari Chelsea setelah jatuh dengan manajer, Antonio Conte, dan tidak memainkan peran apapun di pra-musim.

Dua pemain yang belum dibuka, kiper Athletic Bilbao Kepa Arrizabalaga dan gelandang Milan Suso, juga telah disebutkan namanya di skuad. Spanyol menjamu Italia pada 2 September untuk apa yang mungkin menjadi pertandingan yang menentukan di grup G, dengan kedua tim di 16 poin setelah enam pertandingan, sebelum melakukan perjalanan ke Liechtenstein pada 5 September.

 

Moussa Dembélé Dan Mikael Lustig Memberi Umpan Celtic Melewati Hibs Ke Final

 

semifinal yang awalnya terkenal karena pendekatan Agen Bola Online Terpercaya penasaran Hibernian kemudian ditandai oleh yang membedakan Celtic dari yang lainnya di Skotlandia. Brendan Rodgers berada dalam satu pertandingan kesuksesan piala keempatnya sebagai manajer Celtic dari empat usaha.

Kemenangan ini mungkin memiliki resonansi yang lebih luas daripada memperpanjang rekor domestik Celtic yang tak terkalahkan menjadi 60 pertandingan yang mengejutkan. Bintang Moussa Dembélé telah jatuh ke tingkat di mana ke depan, tidak lama yang lalu dikaitkan dengan setiap klub besar di Eropa, hanya memiliki satu gol untuk namanya sejak Maret. Kebugaran bukan bentuk adalah kunci untuk itu, dengan Rodgers pasti akan kembali sekali lagi ke arah petenis Prancis yang kuat saat kondisi diizinkan. Meskipun pertandingan sudah jauh melampaui jangkauan Celtic, namun ada peningkatan performa pada Rabu malam di Munich dari titik di mana Dembélé diperkenalkan dari bangku cadangan,

Hibs sempat meratapi skenario yang sama. Tidak lama setelah Anthony Stokes mengurangi separuh keunggulan Celtic daripada Rodgers beralih ke Dembélé, seorang pemain termotivasi oleh frustrasi cedera beberapa bulan terakhir. Petenis berusia 21 tahun itu mengklaim dua gol untuk membuat harapan Hibs. “Moussa mungkin satu-satunya pemain kecewa di ruang ganti itu,” kata Rodgers, hanya sebagian bercanda. “Dia pikir seharusnya dia memiliki hat-trick.”

Pahlawan yang kurang mungkin memiliki aspirasi yang sama. Mikael Lustig, pemain belakang Celtic, telah memberikan timnya apa yang pada akhirnya membuktikan keunggulan yang tidak dapat diatasi pada interval tersebut. Dengan banyak bantuan dari Hibs, harus dikatakan. Pendatang baru di Premiership secara aneh hangat pada periode pertama, sehingga gagal mengajukan pertanyaan yang cukup tentang sebuah tim mungkin merasakan efek dari tamasya Liga Champions yang sulit.

Lustig mencuri umpan di tiang jauh dengan isolasi yang bagus untuk terhubung dengan umpan silang Stuart Armstrong dengan kiper Hibs, Ross Laidlaw, berkaki salah saat mencoba mencakar tembakan Swedia tersebut.

Laidlaw secara terang-terangan bersalah untuk nomor dua, Lustig kembali di pos belakang dan kali ini terhubung dengan sudut Leigh Griffiths. “Anda tidak bisa memberi tim kaliber ini semacam kepala mulai,” adalah penilaian akurat manajer Hibs, Neil Lennon.

Meski begitu, dalam menampilkan sikap yang melatarbelakangi karir Lennon sendiri, Hibs tidak dengan tekun mengakui dasi itu. Performa babak kedua bullish membawa harapan dengan cara kontroversial seperti Dedryck Boyata diputuskan untuk secara ilegal menaikkan Martin Butle di perawakannya di dalam area penalti. Celtic mengeluh dengan pahit tentang penghargaan spot-kick – dan terus melakukannya pada waktu penuh – dengan Stokes memanfaatkannya sepenuhnya.

 

Pada titik ini, adalah sah untuk mempertanyakan semangat apa yang bisa dikumpulkan oleh Hibs jika didukung oleh dukungan yang cukup besar. Ada rasa malu bagi klub dan Liga Sepak Bola Profesional Skotlandia karena banyaknya kursi kosong di bagian Hibs yang ditunjuk. Tiket tersebut tidak hanya bisa dijual ke pendukung Celtic jika Hibs tidak menuntut alokasi seperti itu namun penjualan sekitar 4.000 lebih sedikit dari daftar tiket musim di Easter Road menyajikan sebuah anomali.

Kombinasi ketabahan mengesankan Celtic dan Dembélé memberikan intervensi penting setelahnya. Rasanya seolah Rodgers telah mendesak pulang ke pemainnya sehingga penonton bisa mengantisipasi keruntuhan. Dembélé diberi ketukan setelah bekerja membangun dari James Forrest dan Scott Sinclair untuk tampaknya menyelesaikan dasi di 3-1.

Hibs bangkit lagi, pengganti Oli Shaw berusia 19 tahun yang menghasilkan hasil bagus setelah mengumpulkan umpan Steven Whittaker. Dembélé adalah untuk memberikan tindakan penutup dari serangan balik. “Saya lebih suka kehilangan 4-2 untuk itu daripada membiarkannya unggul 3-2,” kata Lennon.

Dia mungkin juga mengambil tingkat penghiburan dari identitas pria yang menyegel nasib Hibs. Ada tanda-tanda bahwa Dembélé kembali.

Kiper Italia Yang Bermain Selama Berbulan-Bulan Tanpa Kebobolan Satu Gol

 

 

Bagi sebagian besar dunia sepakbola, sistem pertahanan catenaccio Italia yang terkenal itu adalah fenomena satu dekade yang pegangan Agen Bola Online Terpercaya tirani pada game tersebut dilonggarkan pertama kali oleh Celtic pada tahun 1967, kemudian dipecahkan oleh Ajax dan Total Football di awal 1970-an. Sistem yang telah membawa kesuksesan begitu banyak bagi Milan dan Inter telah menjalankan jalur alami dan tidak memiliki fleksibilitas untuk memenuhi tuntutan permainan yang terus berubah.

 

Masalahnya adalah bahwa keturunan catenaccio menjadi barang usang diakui di mana-mana di dunia ini selain di rumah spiritual Italia sendiri. Selalu lebih dari sekadar taktik belaka, catenaccio adalah plasebo yang memasarkan dirinya sebagai obat penyembuhan untuk mengatasi ketidakamanan sepak bola bangsa. Orang Italia telah lama kekurangan kepercayaan pada kemampuan pemain mereka untuk bersaing secara fisik dengan orang asing dan ini mengilhami sebuah kontra-filosofi di mana persyaratan minimum untuk tidak kalah adalah kompromi yang dapat diterima. Catenaccio telah membawa kesuksesan dan terbukti menjadi obat keras bagi pelatih Italia untuk melepaskan diri mereka sendiri.

Seperti apa kompetisi sepak bola komunis? Piala Kemajuan

Baca lebih banyak

 

Ketakutan akan kekalahan dan kelangkaan inovasi membuat permainan Italia terpuruk sampai tahun 1970an, tidak mampu dan tidak mau melepaskan diri dari cengkeraman dingin dan dingin ideologi tersebut. Obsesi yang sedang berlangsung dengan pendekatan keselamatan pertama menyebabkan pengeringan sasaran, peluang dan bahkan sering tembakan. Penerima manfaat penghindaran yang hampir patologis ini adalah penjaga gawang dan ini akan menjadi era yang tidak lain bagi mereka untuk menghasilkan jerami secara statistik. Mata uang penjaga adalah selembar bersih dan untuk yang paling biasa-biasa saja dari net-minder, seprai bersih sangat mudah didapat di sepak bola Italia saat itu.

 

Karier Dino Zoff yang panjang dan sukses dimulai pada masa-masa awal catenaccio. Seiring dengan beberapa gelar yang dimenangkannya untuk klub dan negara, Zoff diuntungkan dari budaya yang berpikiran pertahanan, menghasilkan beberapa prestasi statistik yang menonjol. Bagi Italia ia masih memegang rekor untuk jangka terpanjang (1.142 menit), yang ditetapkan antara 1972 dan 1974, tanpa kebobolan satu gol di sepak bola internasional. Bersamaan dia melakukan sesuatu yang sangat mirip di level klub bagi Juventus dalam bermain selama 903 menit tanpa kebobolan satu gol selama musim 1972-73, urutan terpanjang kedua dari jenis ini dalam sejarah Serie A.

 

Rekor Zoff sebenarnya agak tidak penting jika Anda melihat ke luar Serie A. Dari saat kiper Genoa Mario Da Pozzo memperpanjang rekor nasional menjadi 791 menit tanpa kebobolan selama musim 1963-64, rekaman khusus ini akan meningkat berulang kali dalam beberapa tahun ke depan sebagai sekelompok kiper divisi bawah yang tidak diketahui memanfaatkan lingkungan bermain yang sangat menyenangkan.

 

Sementara permainan Italia secara keseluruhan terkunci dalam straitjacket defensif, setidaknya di Serie A ada pemain depan kelas dunia seperti Sandro Mazzola, Gianni Rivera, José Altafini, Pierino Prati dan Luigi Riva yang mampu mencetak gol melawan yang paling banyak sekalipun. peringkat defensif. Taktik serupa di Serie B dan di bawahnya, dengan pembela HAM sangat banyak melebihi lawan ke depan, namun tim ini tidak memiliki kualitas striker yang mampu menjembatani kekosongan yang cukup besar ini.

 

Nama tersebut tidak benar-benar menggelinding: Boesso (Savoia), Vincenzi (Venezia), Chirico (Crotone), Basiani (Siena), Recchia (Formia) dan Tancredi (Sambenedettese); penjaga yang tidak terdepan, namun masing-masing berhasil melakukan perpanjangan waktu antara 900 dan 1.200 menit tanpa kebobolan. Menjelang akhir musim 1967-68, Corsinovi dari sisi Sisilia kecil Acireale menaikkan mistar lagi dengan rekor baru 1.228 menit. Kampanye Massie Serie C pada 1968-69 tertangkap mata terutama untuk 1.266 menit antara gol yang dicatat oleh kiper mereka yang baru ditandatangani, Marcello Trevisan.

 

Lucunya, Trevisan pindah pada akhir musim ke Napoli untuk mewakili Dino Zoff, yang masih beberapa tahun lagi dari puncak penghakimannya sendiri. Musim berikutnya benchmark bergeser lagi, kali ini ke Antonio Gridelli dari Serie C’s Sorrento. Dia mengetuk rekor sebelumnya dari taman, memperbaiki lebih dari lima jam dan memperpanjang rekor Italia dan dunia menjadi 1.537 menit.

 

Prestasi penting Gridelli akan bertahan jika bukan untuk No1 Lecce, Emmerich Tarabocchia, dan beberapa pendukung berperilaku buruk di kota timur selatan Barletta. Sejak awal November 1974, Tarabocchia kebobolan gol telak saat pertandingan Serie C di Bari, lima bulan akan berlalu sampai orang lain berhasil melewatinya – striker Benevento, Cascella, akhirnya berakhir pada bulan April 1975. Rekor baru itu sekarang hampir tidak dapat dipercaya 1.791 menit, sepak bola hampir 30 jam atau, jika Anda suka, hanya sembilan menit dari 20 pertandingan liga penuh. Itu juga dua kali lebih lama dari catatan Serie A yang kemudian dipegang oleh Zoff.

Pada hari Serie A menghasilkan sembilan gol dalam delapan pertandingan … dan mengalahkan La Liga

Baca lebih banyak

 

Catatan Tarabocchia mendapat banyak uang. Pada bulan Februari 1975, Lecce pergi ke Barletta dan jadwal shutout kiper yang panjang tampaknya berakhir setelah dia kebobolan gol bunuh diri dan, kemudian, penalti yang berhasil dikonversi. Menit Lecce equalizer menit mengamankan hasil imbang 2-2 namun invasi lapangan resultan oleh pendukung rumah marah menyebabkan Federasi Italia untuk campur tangan dan menghukum Barletta. Pertandingan tersebut diberikan kepada Lecce dengan skor 2-0, yang berarti berlangsungnya Tarabocchia tanpa mengakui dipertahankan, atau setidaknya dipulihkan melalui sebuah teknis. Tanpa keberuntungan yang didukung pendukung ini, kiper Sorrento Gridelli akan mempertahankan catatannya.

 

Saat itu, kiper Vasco da Gama, Mazarópi, mencatat rekor dunia pada tahun 1978, mengalahkan total Tarabocchia pada menit ke 25 namun ini adalah daftar rekor bahwa orang Italia – atau setidaknya orang Italia dari divisi bawah – masih mendominasi. Tarabocchia dan Gridelli masih menempati posisi kedua dan ketiga dalam daftar semua waktu, melihat ke bawah dengan bangga pada penjaga nama besar seperti Edwin van der Sar, Dany Verlinden, Abel Resino, Stoyan Yordanov dan Chris Woods di bawah mereka dalam urutan kekuasaan.

Harry Kane Menikmati Sorotan Real Madrid Namun Momen Penting Sulit Dipahami

 

Sebuah backheel di Bernabéu. Itu adalah sebuah pembaptisan atau jika memang demikian, seperti yang dipikirkan kebanyakan Agen Bola Online Terpercaya  stadion ini, hal itu benar-benar terjadi. Pertunjukan ulang itu menceritakan sebuah cerita yang berbeda, tapi ternyata Harry Kane, pemain Tottenham Hotspur berlari ke arahnya saat bola mendarat di jaring Keylor Navas, memberi mereka petunjuk sebelum setengah jam. Masalahnya adalah bahwa pada akhir permainan itu juga Kane yang mereka cari, Hugo Lloris merangkul bahunya dan mengantarnya ke touchline. Ini adalah hasil yang sangat bagus yang dirayakan oleh para pendukungnya, tapi itu bisa saja lebih baik lagi dan wajah Kane menceritakan sebuah kisah tentang kesempatan yang hilang.

Mauricio Pochettino mengatakan bahwa dia selamanya memberikan video Kane, klip momen yang tak ada habisnya dalam permainan, hal yang perlu diperbaiki, perbaiki dan pelajari. Dia tidak perlu menyerahkan rekaman tentang apa yang terjadi di sini pada menit ke-71 bagi Kane untuk mengulanginya di dalam pikirannya, saat dia berdiri sendiri di depan gawang, jenis kesempatan yang akan dia impikan, tapi melihat Navas menyelamatkan tembakannya. Dia juga tidak yakin, apakah saat ini akan menenggelamkannya; bahkan mungkin akan mendorong striker itu lebih banyak lagi. Manajer tersebut, bagaimanapun, menggambarkannya sebagai “pemain terbaik di dunia dalam hal kekuatan mental, tekad dan usaha”. Itu tidak membuatnya tidak menyakitkan, namun, paling tidak karena ini ditetapkan sebagai malamnya. Ketika Fernando Llorente menemukannya dengan 19 menit tersisa, itu benar-benar bisa terjadi.

“Harry the Strong” satu judul depan halaman Spanyol di sini telah memanggilnya. “Kane adalah bahaya,” yang lain memperingatkan dan Raphaël Varane tahu. “Semua yang menyentuh Harry masuk,” kata Llorente. Terkadang bahkan hal-hal yang tidak dia sentuh juga masuk. Salib Serge Aurier dari kanan mencarinya saat ia berlari di depan Varane, mencari film. Bola menghindarinya tapi bukan bek yang mengejarnya dan ia membelok di luar kiper.

“Semakin saya bermain, semakin saya merasakan apa yang akan dilakukan pembela HAM,” kata Kane, tapi dia tidak bisa mengharapkan ini. Dia juga tidak mengharapkan apa yang terjadi sejam kemudian.

“Jika Anda belum bermain di Bernabéu, Anda belum dibaptis,” kata Pochettino. Setelah setengah jam di sini, timnya memimpin. Tinggi di sudut timur laut, di mana 4.000 penggemar Spurs berkumpul, dan di saku kecil di barat berdiri juga, perayaan dimulai. “Dia salah satu dari kita sendiri, dia salah satu dari kita sendiri, Harry Kane, dia salah satu dari kita sendiri,” teriak mereka. Tak pelak, beberapa fokus dalam membangun sampai pertandingan ini dihabiskan bertanya: berapa lama? Dan kemana dia akan pergi? Mereka adalah pertanyaan yang pasti bisa melekatkan diri pada pemain bagus ini – dan terutama melawan Madrid.

 

Gareth Bale, absen karena cedera, dan Luca Modric, hadir dimana-mana dan sehebat yang bisa ditonton sebelumnya, adalah pengingat akan hal itu, dan kemudian ada Cristiano Ronaldo – pria yang, seperti Kane, telah mencetak 43 gol pada 2017 di awal dari game ini Pada awal babak kedua itu 44, penalti menghantam rumah untuk menempatkan tingkat Madrid sebelum jeda. Yang mengejutkan, pada akhirnya, adalah tidak lain. Ronaldo tanpa henti tanpa pahala lebih jauh, mencetak satu gol, memukul tiang, menarik simpanan yang bagus dari Lloris dan kemudian memaksa pemberhentian lain setelah lonjakan yang membawanya melewati tiga orang. Dia mengakhiri malam di 44.

Kane berakhir pada 43, gol pertamanya bukan miliknya, yang kedua membantahnya dan kecewa mencengkeramnya. Namun jika ini adalah sebuah ujian – dan itu telah diajukan sebagai satu, melawan orang yang melawan siapa yang terbaik dihakimi – mungkin dia tidak cocok, tapi dia memainkan perannya. Bahkan ketika datang kepadanya untuk berperan, dia tidak bisa. Dia berlutut; manajernya akan percaya bahwa dia akan segera berdiri lagi. Dia akan mengingatkannya akan kebaikan yang dia lakukan di sini.

 

Akan sangat murah hati untuk menyarankan agar Kane memaksakan gol pembuka tapi dia telah berhasil menyelamatkan tajam dari Navas, melompat ke tikungan, dan kemudian berhasil lolos dengan mengesankan di sebelah kanan, menjauh dari Sergio Ramos dan menarik bola ke tiang dekat untuk Llorente, yang terpikat di lapangan oleh Casemiro hanya agar wasit bisa membuang muka.

Manchester City mengandalkan gol awal untuk mengatasi Napoli di Liga Champions

Baca lebih banyak

Lineup Tottenham adalah satu mengejutkan, bahwa kemitraan di antara mereka, tapi itu saat-saat. Llorente dan Kane telah bermain 34 menit bersama sebelumnya. Llorente menduduki bek tengah, membawa Kane bermain dan menggunakan bola dengan kecerdasan dan ketenangan. “Dia memberi Harry kebebasan dan memperbaiki bek tengah; Dia fantastis, “kata Pochettino. Dia juga memberikan kesempatan terbaik. Header terkontrol rapi dimainkan di Eriksen, yang tembakannya didorong menjauh di tiang dekat. Sebelumnya, dia telah menggulung bola ke Kane. Seharusnya itulah yang menentukan.

Terakhir kali Spurs ada di sini, pada tahun 2011, Kane berada di Brisbane Road. Dia bermain lima menit untuk Leyton Orient dalam kemenangan 2-0 melawan Plymouth Argyle. Sekarang dia di Bernabéu.

Di dalam area di ujung utara, tujuan di depannya, penggemar di atasnya; salah satu dari mereka sendiri; momennya Dia membuka tubuhnya dan, dengan kaki kanan, mencoba membimbingnya di tiang jauh. Navas bergerak cepat, tangan kiri meraih, dan secepat kejadiannya hilang.

Cesc Fàbregas Dan Alvaro Morata Target Chelsea Mengirim Everton

 

 

Chelsea memasuki minggu terakhir bursa transfer dengan masih banyak yang bisa diraihnya di pasar namun momentumnya baik dan benar-benar kembali di lapangan. Konfrontasi Agen Bola Online Terpercaya dengan Everton cenderung membawa yang terbaik dari tuduhan Antonio Conte dan tim tamu, meski dengan barisan mereka diperkuat selama musim panas, itupun hampir tersingkir oleh tim Italia. Conte harus berharap penampilan yang dominan ini tidak melemahkan desakannya dengan dewan bahwa penguatan masih sangat dibutuhkan.

Sebenarnya, sekilas batu bata Everton benar-benar akan membenarkan urgensinya. Juara yang diuntungkan di sini dari Everton telah terbebani oleh jadwal yang berat karena sepak bola persahabatan yang timbal balik. Tuntutan mengambil Manchester City, Hajduk Split dan Chelsea dalam tujuh hari terbukti di luar tim Ronald Koeman, dengan kelelahan merayap ke kaki, kelelahan ke dalam pikiran dan kelesuan ke dalam permainan pendekatan. Everton tidak mengumpulkan satu tembakan pun pada target sepanjang siang dan selalu tampak sama sekali tidak mampu mengambil defisit dua gol yang dikirim sebelum jeda.

Antonio Conte membela kebijakan Chelsea untuk meminjamkan pemain muda

Chelsea melewati mereka dengan sangat mudah untuk kenyamanan bersama Koeman, yang kemerahan di bawah sinar matahari sore yang membakar, yang tersisa untuk meratapi kurangnya gerakan atau sayatan. Mereka akan membaik, terutama jika pelatih asal Belanda mengamankan dua pemain yang dia rasa sangat penting – setidaknya harus menjadi striker – sebelum cut-off. Chelsea menginginkan lebih dari dua wajah baru, dengan minat dipertahankan di Alex Oxlade-Chamberlain, Danny Drinkwater dan Ross Barkley, saat ini dalam rehabilitasi dari hamstring yang robek. Sebuah trio pemain internasional Inggris akan menambah kedalaman lebih jauh ke skuad dengan sepak bola Liga Champions beberapa minggu lagi. Namun setidaknya tim pertama berfungsi efisien lagi setelah gagap yang tak terduga melawan Burnley pada sore hari pembukaan. Normalnya telah dilanjutkan di depan.

Ini adalah penampilan yang lebih mengesankan daripada yang mengalahkan Tottenham Hotspur dalam serangan balasan di Wembley pada hari Minggu sebelumnya. Chelsea menemukan tempo optimis mereka lebih awal dan tidak membiarkan irama goyah sampai timah merasa tak tergoyahkan dengan Willian, sosok yang diremajakan setelah gangguan reguler musim lalu, yang membuat mereka terus maju dan terlalu banyak penciptaan dan energi di lini tengah bagi Everton untuk diperangi. Ini tidak pernah mengancam akan mengulangi kekalahan 5-0 musim lalu di arena ini, sebuah kemenangan kandang yang diilhami oleh gerakan Eden Hazard yang licin, tapi masih belum banyak kontes.

 

Scott Sinclair Ganda Membuat Celtic Berkelas Untuk Menuju Babak Grup

 

 

Celtic hanya akan berpuas diri untuk menjaga diri taruhan bola saat mereka melakukan perjalanan jauh ke Kazakhstan untuk pertandingan leg kedua babak playoff Liga Champions. Penyebab mereka di ujung timur Glasgow dibantu oleh dua gol Astana sendiri namun dengan lima di antaranya melindungi mereka dalam permainan kembali, tempat mereka dalam kelompok imbang semuanya terjamin.

Celtic 5-0 Astana: Liga Champions play-off leg pertama – seperti yang terjadi

Scott Sinclair mencetak dua gol saat Celtic mengalahkan juara Kazakhstan itu untuk semua tapi memesan tempat mereka di babak grup Liga Champions

Ada unsur besar kontroversi tentang gol ketiga game tersebut, dan Scott Sinclair yang kedua, pada saat bersamaan. Itu dicetak sebagai anggota masing-masing sisi berbaring bersujud di lapangan setelah benturan kepala yang buruk, tapi permainan diizinkan berlanjut dan penyerang Celtic memanfaatkan sepenuhnya.

Manajer Astana, Stanimir Stoilov, mengatakan: “Jika saya wasit saya akan menghentikan permainan. Pertama-tama, kita harus memikirkan kesehatan dan keselamatan para pemain. ”

Jika itu mungkin sebuah terobosan bagi Celtic, mereka layak mendapatkan kemenangan besar mereka dan Brendan Rodgers, yang mengatakan bahwa dia mengharapkan gelandang serang Stuart Armstrong untuk menandatangani kontrak baru segera, mengatakan: “Ini adalah penampilan tim yang luar biasa. Kami mencetak lima gol dan kami melewatkan satu atau dua peluang. Untuk melakukannya pada tingkat persaingan ini dan tunjukkan tingkat ketenangan ini membuat saya sangat bangga.

“Setiap pertandingan di kualifikasi ini adalah tekanan, tapi yang menyenangkan adalah ketenangan yang dimainkan para pemainnya. Tujuan pertama sangat penting bagi kami, seperti pada level apapun, dan kami benar-benar puas setelah itu.

“Itu adalah kinerja yang lengkap dalam banyak aspek, dan sekarang kami mengerti bahwa kami perlu menyelesaikan pekerjaan di sana di game kedua.”

 

Salah Ingin Meningkatkan Tampilan Liga Primer Inggris Dari Liverpool

 

 

Pemain berusia 25 tahun itu mencetak dua gol  taruhan bola  saat The Reds menabrak Purples dan dia ingin mereka memanfaatkan kekalahan tersebut sebagai batu loncatan untuk pertunjukan yang lebih baik.

 

Pemain sayap Liverpool Mohamed Salah menginginkan penampilan yang lebih baik dari timnya di Liga Primer Inggris menyusul pukulan 7-0 atas Maribor dalam pertandingan Liga Champion UEFA pada Selasa malam.

 

Pemain internasional Mesir dan Roberto Firmino keduanya membawa kawat gigi sementara gol lebih lanjut dari Philippe Coutinho, Alex Oxlade-Chamberlain, dan remaja Trent Alexander-Arnold memberi kemenangan terbesar kepada Kops di Eropa.

 

Sisi Jurgen Klopp berada di urutan kedelapan dalam log topflight Inggris setelah memenangkan hanya tiga dari delapan pertandingan pembuka mereka dan mantan pria Roma, yang telah mencetak delapan gol dalam 13 penampilan sejak perpindahan musim panasnya, membuat tim tersebut dapat membangun momentum yang besar. menang.

 

“Saya pikir ini adalah hasil yang penting bagi kami, jadi kami harus terus menantikan dan kami harus memenangkan pertandingan berikutnya,” kata Salah kepada BT Sport.

 

“Dalam tiga atau empat pertandingan terakhir kami melewatkan banyak peluang … dan kami mengalami nasib buruk.

 

“Saya pikir semua orang percaya bahwa hasil yang baik akan datang, jadi sekarang kita berada dalam posisi yang baik dan saya yakin di pertandingan berikutnya, itu akan sama.”

 

“Timnya bagus dan hasil kami bagus, jadi itu yang terpenting,” tambahnya.

 

“Saya sangat senang untuk itu – tujuh gol atau delapan gol tidak mengubah apapun, tapi yang terpenting bagi kami adalah berkonsentrasi pada peningkatan hasil di Premier League.

 

“Kami tidak menang untuk dua, tiga pertandingan, jadi kami harus terus maju dan terus menantikan dan memenangkan pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Striker Son Heung-Min Berusaha Mengalahkan Tottenham Atas Crystal Palace


Roy Hodgson berbalik dan berjalan kembali ke bangku cadangan. Kemarahan manajer istana Crystal Palace menceritakan taruhan bola  kisahnya. Sepak bola bisa menjadi hasil pencarian paling kejam dan bagaimana Hodgson merasakannya sesaat setelah jam di kandang sepak bola Inggris – tempat yang baik baginya selama waktu yang bertanggung jawab atas Inggris.

Tim Istananya telah menahan Tottenham Hotspur sejauh lengannya dan menciptakan peluang untuk memimpin. Paulo Gazzaniga, kiper pilihan ketiga untuk Tottenham, menjadi alasan mengapa tetap tanpa gol sementara Wilfried Zaha telah mencapai peluang bagus di menit ke-57.

Dalam sekejap, permainan berbalik, bagaimanapun, dan Hodgson mengalami perasaan tenggelam itu. Pemenang Son Heung-min adalah hasil akhir yang dieksekusi dengan indah, sangat tidak sesuai dengan penampilan dan penampilan timnya. Bentuk tubuh Korea Selatan ke depan sempurna dan dia mendapat tembakan kaki kirinya untuk membungkuk kembali ke sudut jaring dari sekitar halaman di luar pos.

Hodgson bisa mengutuk bagaimana bola sudah sampai pada Son. Setelah Danny Rose masuk ke dalam dan melihat tembakan terhenti, Moussa Sissoko melanjutkan langkahnya dengan umpan silang rendah dari kanan. Yohan Cabaye memiliki kesempatan untuk membersihkannya namun ia hanya berhasil memainkannya langsung ke pemain Spurs. Penyerang melakukan sisanya dan Istana tidak bisa bangkit sendiri setelahnya.

Suatu sore yang aneh bagi Mauricio Pochettino dan para pemainnya. Setelah epik Liga Champions menang melawan Real Madrid pada hari Rabu, mereka tidak bisa mengumpulkan semangat yang sama; Manajer itu mengaku “bukan performa terbaik” dan timnya membutuhkan “keberuntungan untuk menang”. Di sisi lain, kemenangan yang tidak pantas memang memiliki daya tarik tersendiri.

Masuknya Pochettino ke Gazzaniga, untuk debut Tottenham-nya, tak terduga. Dengan Hugo Lloris keluar dengan masalah otot adduktor, Michel Vorm telah berada di garis untuk kesempatan di Liga Primer yang jarang terjadi, namun dia berlatih lutut pada Sabtu.
Iklan

Gazzaniga memeluk kesempatan tersebut namun hanya setelah menggoda dengan bencana di awal. Tiga menit ada di waktu ketika Zaha – pemain yang dilirik Spurs – melengkung di umpan silang yang indah untuk Mamadou Sakho. Bek bertahan di Gazzaniga tapi dia tidak bisa mendapat sentuhan kapan, mungkin, seharusnya dia lakukan.

Mungkin saja dia ketakutan oleh pemandangan Gazzaniga yang melompat dengan liar ke arahnya dan, saat bola itu hilang, kiper tersebut pada dasarnya menjahitnya. Penalti? Sepertinya tindakan semacam itu akan dikenakan sanksi di luar area penalti. Wasit, Kevin Friend, tidak bergeming dan Hodgson kemudian menyarankan agar dia lebih tidak senang karena Sakho tidak mencapai sundulannya.

Pochettino tanpa Dele Alli, bintang dua gol dari kemenangan Madrid, karena cedera hamstring, dan timnya bekerja untuk tempo dan kohesi. Rose menepuk-nepuk sundulan pada babak pertama saat Son terbelah antara persimpangan dan tembakan saat ditempatkan dengan baik di sebelah kiri area penalti. Pada akhirnya dia tidak melakukan keduanya dan bola keluar untuk lemparan ke dalam. Pochettino juga kehilangan Harry Winks pada pergelangan kaki yang bengkok pada babak pertama.

Istana melakukan apa yang telah dilakukan banyak klub melawan Tottenham di Wembley musim ini: mereka menahan orang-orang di belakang bola, menekan jarak di antara garis-garis dan melihat pukulan pada serangan balik atau dari set-piece.

Tidak masalah bagi mereka bahwa Tottenham memiliki 68% kepemilikan. Tim Pochettino terkadang lebih berbahaya saat mereka tidak memiliki banyak bola.

Istana akan memimpin di menit ke-36 setelah sebuah sudut Cabaye tapi untuk menyelamatkan sangat baik oleh Gazzaniga. Scott Dann naik di atas Eric Dier dan dia mengirim sundulan ke pojok bawah. Gazzaniga memamerkan refleknya dan Jan Vertonghen menyelesaikan izin tersebut.

Pada jam, sulit untuk memahami bagaimana Istana tidak berada di depan. Gazzaniga memberi umpan tajam kepada Andros Townsend di tiang jauh setelah mantan pemain sayap Tottenham merebut bola yang buruk dari Serge Aurier untuk dilewati, dan dia juga mengalahkan sundulan Luka Milivojevic di tiang jauh setelah sebuah sudut dibelokkan dari Dier.

Zaha sangat bagus – cepat, kuat dan langsung – tapi dia menghapus fotonya dengan namanya. Anda akan memiliki peluang yang panjang untuk menyeret tendangannya melewati tiang jauh, jaring menganga, setelah dia membawa bola ke Gazzaniga untuk segera beristirahat. Itulah yang dia lakukan. Sudut itu agak ketat tapi pemain penyempurnaannya harus mencetak gol.

Kesempatan itu telah dipicu oleh kesalahan lain dari bola masuk Aurier dan Townsend karena Zaha dinilai sempurna. Zaha sangat marah pada dirinya sendiri. Anak akan memelintir pisau beberapa saat kemudian.

Gareth Bale Cedera , Kata Chris Coleman Dari Wales

Chris Coleman baru saja mengirimkan taruhan bola instruksi pra-pertandingannya di Stade de France saat dia berbisik di telinganya. Dia mungkin berharap Antoine Griezmann atau Kylian Mbappé ditarik keluar saat pertandingan pemanasan pra-pertandingan di Paris, namun berita tersebut hanyalah pukulan lain bagi Gareth Bale.

Pemain depan Real Madrid itu mengalami cedera paha segar beberapa hari setelah kembali berlatih setelah lebih dari satu bulan absen karena cedera betis dan kemungkinan akan absen sepanjang sisa tahun ini. Ini akan menjadi PHK 19 selama empat tahun di Bernabeu.

“Saya tidak tahu sepenuhnya,” kata Coleman. “Dia akan hancur. Kami belum berdialog dengan Real Madrid, tapi kami akan berbicara dengan Gareth dalam beberapa hari ke depan dan mencari tahu persis apa itu. Ini nasib buruk, kabar buruk, dan dia akan dipecat.

“Semakin keras Anda mencoba kembali, Anda akan mengalami kemunduran dan terkadang Anda harus melewati itu. Dia akan kembali dan dia akan kembali. Dia hanya perlu untuk menetap lagi dan mendapatkan kebugarannya. Dia perlu meluangkan waktu dan tidak terburu-buru kembali. ”
Wales tersingkir oleh Prancis setelah Gareth Bale menderita kemunduran cedera baru
Baca lebih banyak

Ryan Giggs juga memiliki karir internasionalnya terganggu oleh cedera sebelum pensiun dari tugas Wales pada tahun 2007. Dia kemudian mengenakan kaos merah Manchester United selama tujuh tahun, menetapkan rekor penampilan Liga Primer dan menjadi pemain sepak bola terindah di sepakbola Inggris. sejarah. Namun kesengsaraan cederanya tak lenyap begitu saja. Giggs mulai berlatih yoga di usia 20-an sebelum menjalani akupunktur dan menggunakan bak mandi es untuk memberi otot-ototnya kesempatan terbaik untuk pulih selama seharian bekerja.

“Beberapa pemain saat mereka bertambah tua mereka mengubah jadwal mereka,” kata Coleman, yang timnya menghadapi Panama di Cardiff City Stadium, Selasa. “Itu terserah dia dan Real Madrid. Ketika dia bersama kita semua pemain kita memiliki program yang berbeda pada waktu yang berbeda dalam seminggu karena kita tahu apa yang mereka lakukan dengan klub mereka. Kita harus memastikan kita meruncing dengan cara kita bekerja. ”

Bale telah melewatkan 40 dari 60 pertandingan terakhir Real Madrid dan telah absen di Wales dalam pertandingan kualifikasi penting Piala Dunia melawan Serbia, Georgia dan Republik Irlandia. Tapi Coleman memberi gambaran sekilas ke masa depan saat ia melepaskan Ben Woodburn dan debutan David Brooks dan Ethan Ampadu dari bangku cadangan saat kalah 0-1 malam Jumat oleh Prancis. “Antara sekarang dan kampanye berikutnya kita perlu membuat anak laki-laki ini sebanyak mungkin yang kita bisa. Mereka akan menjadi lebih baik, lebih kuat, dan dalam waktu 12 bulan skuad yang akan tersedia akan lebih baik dari pada yang kami ambil ke Euro. Tidak semua malapetaka dan suram. ”

 

Melirik Kinerja Beberapa Manajer Premier League Pada Awal Musim Bagian 2

 

Frank de Boer (Crystal Palace)

Di satu sisi, Istana memiliki lima manajer dalam waktu kurang dari lima tahun. Di sisi lain, De Boer adalah kudeta terbesar mereka sampai saat ini, dan tiba di sebuah musim panas untuk mengatur sebuah sisi untuk jalannya.

Ini adalah tantangan yang menarik, dan setelah banyak memotong dan mengganti, Anda akan mengira dewan akan berdiri di dekatnya kecuali Eagles tenggelam ke kaki meja dalam waktu cepat. De Boer cukup pintar untuk tidak mencoba menemukan kembali kemudi dengan segera, tapi dia tiba di negara baru tanpa pengetahuan sebelumnya tentang liga sebagai pemain atau bos. Terakhir kali dia melakukannya di Inter – dan dia bertahan 85 hari. Lebih lama dari itu di sini, dan dia akan mempersiapkan Manchester City, Manchester United dan Chelsea dalam pertandingan berturut-turut.

Awal yang baik sangat dibutuhkan di London selatan saat itu.

14. Antonio Conte (Chelsea)

 

Sebelum fans Chelsea tergila-gila, ini tidak berarti klub tersebut akan finis ke-14. Lebih seperti 10 lagi. Hanya bercanda. Bagaimanapun, akan sangat gila jika manajer pemenang Liga Primer itu tertinggal dalam 12 bulan untuk musim ketiga berturut-turut – tapi ada yang merasa sedikit terbelakang di belakang layar di Chelsea saat ini.

Alih-alih duduk di atas apa yang dimilikinya, Conte telah berjudi dengan menandatangani beberapa bakat yang terlihat bagus di atas kertas namun tidak terbukti di liga ini – sementara pada saat yang sama mengasingkan pencetak gol terbanyak musim lalu melalui pesan teks. Ini adalah langkah aneh bagi pelatih brilian tersebut, yang akan sangat kehilangan Eden Hazard yang cedera saat musim dimulai. Berapa lama Roman Abramovich berdiri di samping orangnya jika The Blues berjuang untuk terus melangkah di pertengahan musim?

13. Rafael Benitez (Newcastle)

 

Pelatih Spanyol secara efisien menyajikan sepak bola Liga Primer untuk Newcastle setelah hanya satu musim di Kejuaraan, dan orang-orang liar bertelanjang dada yang setia menemaninya. Jadi bahkan musim menengah yang berakhir dengan bertahan hidup akan diterima paling banyak.

Masalahnya adalah Mike Ashley memiliki Newcastle, jadi berapa lama Rafa bisa bertahan dalam kegilaan? Tentara Toon telah lama menjadi salah satu pihak yang percaya bahwa mereka termasuk dalam eselon atas, namun saat ini mereka memiliki skuad yang dibangun lebih untuk kesuksesan Kejuaraan (kami melihat Anda, Dwight Gayle). Ketika Mike Ashley memberi Rafa voucher hadiah Sports Sports seharga £ 25 untuk membeli striker baru, mungkin itu akan memberinya tip dari tepi.

12. Mauricio Pellegrino (Southampton)

 

Apakah ada orang, selain semua sistem kepramukaan Liverpool, memastikan bahwa Southampton masih di sana? main tembak ikan uang asli Mengingat kesunyian mereka di jendela – sampai penandatanganan bintang Reds Marioier dari Juventus yang akan datang dari Juventus seharga £ 18m – kami menduga Pellegrino harus senang dengan skuadnya di pantai selatan. Namun ia menghadapi musim yang penuh tantangan.

Orang Suci selesai kedelapan musim lalu, dengan final Piala Liga dilemparkan untuk mengukur baik. Ini akan memakan waktu satu musim untuk memperbaiki hal itu, jadi terserah kepada pemilik apakah mereka menerima pengembalian yang sedikit inferior. Kemudian lagi, kita mengatakan ini tentang Southampton setiap kali mereka menjual pemain atau kehilangan manajer, dan mereka terus bertambah baik. Semua memanggil manajer pemenang Liga Utama 2017/18.

11. Chris Hughton (Brighton)

 

Enam dari 12 sisi terakhir yang dipromosikan telah mengubah manajer dalam waktu satu tahun naik (beberapa di antaranya lebih dari sekali). Chris Hughton mungkin telah diberi kebebasan kota sebagai hadiah untuk memimpin Brighton ke Tanah Perjanjian, tapi mereka menghadapi masa sulit saat ini mereka berada di sini – dan Hughton tidak akan menjadi penggemar favorit untuk melihat bintangnya. memudar setelah beberapa kekalahan

Brighton telah kehilangan banyak target transfer, yang tidak membantu, dan – sementara bentuk rumah yang baik berarti mereka kehilangan hanya dua pertandingan di musim lalu Amex – Prem adalah binatang yang berbeda. Para pengunjung pada hari pembukaan menghabiskan lebih banyak pada dua full-back musim panas ini daripada Brighton yang dihabiskan di stadion mereka. Selamat datang kembali ke masa lalu, Chris

Pelatih Melbourne City Melihat Sistem VAR Karena Glory Menang

Baik Melbourne City dan asisten asisten video Liga A berada dalam pengawasan taruhan bola selama seminggu setelah kemenangan Perth Glory 3-1 di AAMI Park.

City gagal menang untuk keempat pekan berturut-turut pada hari Jumat, jatuh korban penyerang Glory pelatih Kenny Lowe pada malam yang panas.

Sistem asisten wasit video (VAR) memainkan peran besar dalam kehilangan.

Dengan pertandingan 1-1, asisten video melihat sesuatu dalam penanganan Osama Malik pada bakat Perth berusia 16 tahun, Jacob Italiano, yang ditolak oleh wasit pusat Daniel Elder.

Sebuah peninjauan dua menit terjadi, dan sekali Penatua memiliki kesempatan untuk kembali menonton kancing Malik masuk ke paha Italiano, dia mempresentasikan utilitas Kota dengan kartu merah.

Lowe dan pembuka gol Mitch Nichols menyebut momen itu sebagai “keberuntungan” namun bos City Warren Joyce memilih untuk menggigit lidahnya.

“Membuang-buang waktu untuk membicarakan keputusan wasit. Saya tidak ingin membuat saya bermasalah, “katanya.
Kemenangan Melbourne menemukan kemenangan A-League pertama, karena Sam Kerr mencetak dua gol W-League
Baca lebih banyak

Mendorong sistem VAR, pelatih City Warren Joyce tidak sunyi.

“Ini aneh sekali bukan? Pasti ada sesuatu yang sedikit lebih instan, “katanya.

“Saya tidak ingin terlibat karena ini aturannya. Kami mencobanya (tapi) saya pikir itu jelas untuk melihat masalahnya. ”

A-League adalah satu dari sedikit kompetisi nasional yang menguji teknologi, yang bisa dimainkan di Piala Dunia tahun depan.

Penanganan Malik menunjukkan isu-isu yang masih meluas penggunaannya.

Kesempatan untuk meninjau muncul karena ini adalah insiden penalti yang potensial, dan berdasarkan pedoman tersebut, Penatua dapat mengubah keputusannya hanya jika terjadi “kesalahan yang jelas”.

Tapi mengingat kebanyakan pakar melihat kartu merah itu kasar, dan mengingat bola telah lama terlepas dari kendali Italiano, apakah sudah jelas?

Lowe mengomentari penalti namun lebih antusias untuk membicarakan usaha pemainnya.

“Saya telah melihat mereka diberikan, melihat mereka tidak diberikan. Saya pikir itu agak kasar untuk merah, “katanya.

“Kami bekerja sangat keras … Anda harus puas dengan kontribusi pemain yang belum berpengalaman.”

Joyce setidaknya bisa melihat prestasi dalam pertarungan City, bahkan jika mereka tampil pendek.

Pada Jumat malam, City memiliki kepemilikan 64%, tembakan lebih banyak, dan lebih dari 200 lolos dari pada pengunjung.
Newsletter olahraga Guardian Australia: berlangganan melalui email
Baca lebih banyak

Ross McCormack juga mengalami pergolakan sengit dan masalah disipliner di belakangnya dengan tendangan bebas menakjubkan lainnya untuk satu-satunya gol City.

Yang lebih penting lagi bagi Joyce, City menunjukkan keramaian setelah jeda.

“Kami bermain lebih banyak pemain menyerang daripada yang pernah kami mainkan dalam pertandingan musim ini dan kami tidak memulai dengan intensitas yang sama,” katanya.

“Di babak kedua, mereka luar biasa dengan sikap dan komitmen mereka dan rela mengendarai game.

“Kami tentu tidak pantas kalah 3-1. Ini adalah cara yang kejam untuk mendapatkan gol ketiga dan itu membuat game ini terlihat berbeda. ”

Untuk Glory, Nichols, Xavi Torres dan Mitchell Mallia mencetak gol.

Sebelum pemberhentian penalti Malik dan Torres ‘, kontes pun merata.

Potongan McCormack membatalkan pembuka Nichols pada menit ke-12 dalam sebuah pertandingan yang dimainkan dengan intensitas yang mengerikan dan dalam badai yang mengurangi kehadiran City ke level terendah dua tahun di 6963.

City berjuang dengan gagah berani untuk kembali ke pertandingan.

Joyce melempar Tim Cahill untuk 20 menit terakhir saat mereka mengejar pertandingan dan Socceroo membawa bola ke gawang pada menit 73 dengan tendangan voli berdebar-debar, hanya untuk dianggap offside.

Sebagai gantinya, pemain pengganti Mallia memanfaatkan slip yang tidak menguntungkan Nick Fitzgerald untuk mencetak gol satu lawan satu dengan tujuh menit untuk memastikan hasilnya.

Kemenangan tersebut hanyalah kemenangan keempat Perth dalam 21 pertandingan – tiga di antaranya melawan Kota di AAMI Park. Tiga poin berharga mengangkat Kemuliaan ke posisi keempat di tangga A-League.

City tetap di posisi ketiga namun tanpa kemenangan dalam empat pertandingan – setelah memulai musim dengan kemenangan empat tingkat.

Alan Pardew Keluar Untuk Membebaskan West Brom Dengan Menyuntikkan Bakat Dan Kegembiraan

Alan Pardew mengakui bahwa ada “kebutuhan untuk mendapatkan bendera saya di tiang” untuk meningkatkan profil manajerialnya setelah mengakui bahwa dia telah mengambil alih posisi di West Bromwich Albion dengan satu titik untuk membuktikan agen togel online setelah dipecat oleh Crystal Palace tahun lalu.

Berbicara pada hari dia dipresentasikan sebagai pengganti Tony Pulis, Pardew juga bersumpah untuk mengubah gaya bermain West Brom dengan memperkenalkan merek sepak bola menyerang yang “membebaskan tim ini”.

Sporting jenggot dan terdengar bangkit kembali setelah 11 bulan jauh dari ruang istirahat, Pardew membuat semua suara yang tepat saat ia merenungkan sejarah klub yang kaya, mendayung kembali pada hari-hari ketika Bryan Robson, Laurie Cunningham dan Cyrille Regis sedang bermain untuk Albion, dan menggariskan rencananya untuk menyuntikkan beberapa bakat dan kegembiraan ke samping.

Dalam twist yang aneh, pertandingan pertama Pardew yang bertanggung jawab adalah melawan Palace at The Hawthorns pada hari Sabtu dan sudah jelas 56 tahun tetap kecewa dengan keputusan untuk memecatnya pada tanggal 22 Desember. Istana telah kehilangan delapan dari 10 pertandingan, dan 22 di tahun kalender, turun ke titik degradasi ketika Pardew pergi.

“Saya memang merasa sedikit kasar atas keputusan itu,” katanya. “Anda bisa membenarkannya dengan mengatakan bahwa pada lari tertentu saya harus pergi, dan begitulah medianya, tapi kadang-kadang sebagai manajer dengan hubungan yang Anda miliki, saya merasa sedikit kepercayaan dari itu.

“Saya kecewa kehilangan pekerjaan saya di Istana, saya memang benar. Saya pikir meskipun kami dalam keadaan sulit, kami telah selesai 10th, kami harus sampai di final Piala. Saya merasa saya pantas mendapat lebih banyak waktu tapi saya tidak mendapatkannya. ”

Istana berada di zona degradasi ketika Pardew ditunjuk pada bulan Januari 2015 dan posisi West Brom hampir tidak beraturan. Pardew mengatakan “kekhawatirannya segera adalah untuk menghentikan langkah ini dan mendapatkan beberapa poin di papan tulis”, namun dia juga berjanji untuk menyiapkan timnya bermain dengan cara yang terasa jauh dari pendekatan Pulis.

“Fakta yang paling penting adalah memenangkan pertandingan, itulah intinya,” kata Pardew. “Tony melakukannya dengan sangat baik tapi dia melakukannya dengan cara yang berbeda untuk saya. Tim terbaik saya bermain di kaki depan dan mencoba menempatkan tim di bawah tekanan. Mereka kadang-kadang mengalami hidung berdarah dalam melakukan itu. Dan itulah yang akan saya sampaikan di West Brom. Mudah-mudahan di suatu tempat di sepanjang garis itu kita bisa mencapai 1,5 atau 1,7 poin permainan. Saya telah mencapai hal itu di masa lalu pada waktu-waktu tertentu dengan klub dan itulah yang akan saya coba lakukan di sini.

Chelsea Tempat Terbaik Untuk Tammy Abraham


Pemain berusia 20 tahun itu memiliki awal yang mengesankan agen togel online untuk hidup di Swans dan mantan pemain internasional Inggris ini yakin akan berkembang lebih cepat di sana

Jamie Redknapp yakin Swansea adalah tempat terbaik bagi Tammy Abraham untuk melanjutkan perkembangannya di tengah pembicaraan recall ke Chelsea.

Anglo-Nigeria, pinjaman dari The Blues, telah mencetak lima gol dalam sepuluh penampilan sejauh musim ini bagi tim Paul Clement.

Dan penampilannya yang eye-catching – ditambah dengan pertarungan Antonio Conte untuk menemukan cadangan yang sesuai untuk striker pilihan pertama, Alvaro Morata – telah memicu pembicaraan tentang penarikan awal dari runout sementara di stadion Liberty Stadium.

Tapi mantan gelandang Liverpool itu percaya bahwa anak muda itu tinggal di South Wales, daripada kembali ke Stamford Bridge, akan menghasilkan lebih banyak dividen.

“Jika Anda memasukkan Tammy Abraham ke tim Chelsea sekarang menggantikan Michy Batshuayi, saya tidak berpikir dia akan melakukan yang lebih buruk lagi, tapi Swansea adalah tempat terbaik untuknya saat ini,” kata Redknapp kepada Daily Mail.

“Dia dijamin pekan sepak bola, minggu keluar dan belajar tentang kerasnya tuntutan dari Premier League.

“Perkembangan Abraham akan mendapat keuntungan besar dari tahun ini di Swansea dan akan kembali ke Stamford Bridge sebagai pemain yang lebih baik.”

Abraham, yang bertanggung jawab atas empat dari lima gol Swansea dalam topflight Inggris sejauh musim ini, akan terus melanjutkan perjalanannya yang mengesankan di depan gawang saat Swansea City menyambut Wilfred Ndidi dan Kelechi Iheanacho dari Leicester City ke Stadion Liberty di masa depan mereka. pertandingan pada 21 Oktober.