RESMI! INI SKUAT LIVERPOOL UNTUK HADAPI MADRID DI FINAL CHAMPIONS

Resmi! Liverpool Rilis Skuat Final vs Real Madrid

Pelatih Liverpool  Juergen Klopp telah memilih 24 pemain untuk laga final Liga Champions 2017/2018 melawan Real Madrid di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Sabtu (26/5/2018) malam waktu lokal atau Minggu (27/5/2018) dini hari WIB. Klopp memasukkan nama Emre Can dalam skuat tersebut. JUDI BOLA

Can yang tengah diburu Juventus tidak bermain sejak Maret karena cedera punggung. Media Italia menyebut pemain asal Jerman itu akan menandatangani kesepakatan kontrak setelah pertandingan melawan Madrid.

Manajer Umum Juventus Giuseppe Marotta mengatakan, Kamis (24/5/2018), pihaknya optimistis bakal mengamankan tanda tangan Can. JUDI ONLINE

The Reds berangkat ke Kiev pada Kamis sore, setelah melakukan sesi latihan terakhir di Melwood pada Kamis pagi. Klopp, stafnya, dan para pemain makan siang sebelum berangkat untuk penerbangan mereka dari Bandara John Lennon.

Diperkirakan skuat The Reds mendarat di ibu kota Ukraina sekitar pukul 19.30 waktu setempat, rombongan akan makan malam bersama di hotel. Setelah itu, Liverpool akan berlatih di NSC Olimpiyskiy Stadium, tempat untuk pertandingan melawan Madrid, pada Jumat (25/5/2018) malam. BANDAR BOLA

Skuat Liverpool vs Real Madrid

Karius, Clyne, Van Dijk, Wijnaldum, Lovren, Milner, Firmino, Salah, Henderson, Klavan, Moreno, Mane, Lallana, Mignolet, Can, Robertson, Ings, Solanke, Phillips, Jones, Ward, Woodburn, Camacho, Alexander-Arnold. AGEN BOLA

TOLAK CHELSEA, LEWANDOWSKI LEBIH MILIH GABUNG REAL MADRID

Tolak Chelsea, Lewandowski Pilih Gabung Madrid?

Impian Chelsea untuk diperkuat Robert Lewandowski musim depan dikabarkan akan kandas. Sang pemain dikabarkan lebih memilih untuk pindah ke Real Madrid musim depan. JUDI BOLA

Lewandowski yang merupakan salah satu striker terbaik di Eropa saat ini dikabarkan mulai mengambil ancang-ancang untuk pergi dari Bayern Munchen. Ia disebut ingin mencari tantangan baru setelah mendominasi Bundesliga dalam lima tahun terakhir.

BACA JUGA : RONALDO : APAPUN YANG TERJADI, ICARDI HARUS BERTAHAN DI INTER

Sejauh ini ada dua klub yang santer dikabarkan memburu jasa Lewandowski. Mereka adalah Real Madrid dan Chelsea yang disebut sangat ingin diperkuat oleh eks Borussia Dortmund musim depan, di mana Chelsea dikabarkan menjadi tim yang terdepan untuk mendapatkan Lewandowski.JUDI ONLINE

Namun dilansir Evening Standard, The Blues nampaknya tidak akan mendapatkan Lewandowski. Hal ini dikarenakan sang pemain lebih memilih untuk pindah ke Real Madrid pada musim panas nanti.

BACA JUGA : DEMI ARSENAL, WENGER SEMPAT TOLAK MADRID HINGGA TIGA KALI

Salah satu alasan mengapa El Real menjadi klub terdepan untuk Lewandowski adalah karena mereka bermain di Liga Champions musim depan. Chelsea sendiri diketahui tidak akan bermain di Liga Champions setelah finish di peringkat 5 klasemen akhir EPL musim ini.

Di Madrid Lewandowski diproyeksikan akan menjadi pengganti Karim Benzema. Striker Timnas Prancis itu memang tampil mengecewakan musim ini sehingga mereka membutuhkan penyerang baru untuk musim kompetisi yang akan datang. BANDAR BOLA

BACA JUGA : CONTE SIAP GAPAI MASA DEPAN DENGAN CHELSEA

EMERY MASIH BELUM MENDAPAT TAWARAN DARI ARSENAL

Emery Mengaku Belum Dapat Tawaran Dari Arsenal

Unai Emery dipastikan tidak akan lagi menjadi pelatih PSG pada musim depan nanti, dan belakangan ini cukup sering diberitakan akan ke Arsenal. Namun, pria asal Spanyol tersebut mengaku belum mendapatkan kabar dari The Gunners.

Sebagaimana yang diketahui, Arsene Wenger telah memutuskan akan menyudahi karir kepelatihannya di Arsenal akhir musim ini. Manajemen The Gunners pun saat ini sedang sibuk untuk mencari penerusnya di musim depan nanti. JUDI BOLA

BACA JUGA : PREDIKSI LIGA EUROPA : MARSEILLE VS ATLETICO MADRID 17 MEI 2018

Beberapa nama yang santer diberitakan saat ini adalah Mikel Arteta, Luis Enrique, hingga pelatih Juventus Massimiliano Allegri. Namun, menyusul kepergiannya dari Les Parisiens, nama Emery pun juga dilaporkan mulai masuk dalam radar.

Meskipun begitu, mantan pelatih Sevilla tersebut menyatakan bahwa dirinya masih belum mendapatkan kabar apapun dari The Gunners. Selain itu, ia juga menyatakan siap untuk mendapatkan tawaran dari klub lainnya. JUDI ONLINE

BACA JUGA  : MAIN CANTIK TAPI NOL GELAR ITU OMONG KOSONG, LIVERPOOL

“Saya belum mendapatkan tawaran,” ujar Emery kepada Cadena SER saat ditanya mengenai kemungkinan melatih Arsenal.

“Kemungkinan masih terbuka dan bisa menjadi konkret ataupun tidak. Saya terbuka terhadap apapun. Saya tidak akan berhenti melatih,” pungkas pria berumur 46 tahun tersebut.

Setelah Emery pergi, PSG menunjuk Thomas Tuchel sebagai pelatih selanjutnya. Sebelumnya Tuchel sempat melatih salah satu klub raksasa Jerman, Borussia Dortmund, selama dua musim. BANDAR BOLA

BACA JUGA : MOURINHO YANG BUAT PERMAINAN MAN UNITED JADI MEMBOSANKAN

MADRID SUDAH SIAPKAN NOMOR PUNGGUNG 11 UNTUK SALAH

Madrid Sudah Siapkan Nomor Punggung 11 Untuk Mo Salah

Salah satu jurnalis asal Spanyol, Eduardo Inda meyakini Gareth Bale akan meninggalkan Real Madrid di akhir musim ini. Sebab Bale sudah mulai kesulitan mendapatkan posisi di skuat utama Madrid dan belum mampu mengembalikan permainan terbaiknya.

Dikatakannya, Madrid saat ini sudah bersiap untuk mendatangkan Mohamed Salah dan menjual Bale sebagai tumbalnya. Dana yang didapat Madrid dari penjualan Bale nanti akan digunakan untuk merekrut Mo Salah dari Liverpool. JUDI BOLA

Selain itu, Bale juga harus merelakan nomor punggung 11 yang melekat padanya kepada Mo Salah di musim depan. Dengan asumsi Madrid mampu merayu Mo Salah ke Santiago Bernabeu.

“Nomor 11 ditukar nomor 11. Bale akan pergi musim panas ini. Mimpi Real Madrid musim depan adalah penggantian BBC (Bale-Benzema-Cristiano) menjadi SCN (Salah-Cristiano-Neymar). Mimpi yang cukup rumit dari sisi ekonomis,” ujar Inda dikutip dari express.JUDI ONLINE

Dia menambahkan, usaha Madrid mendatangkan Neymar akan jauh lebih sulit daripada merayu Mo Salah. Karenanya, kemungkinan Madrid akan lebih dahulu mencoba mendatangkan Salah dan mengurus Neymar sesudahnya.

“Staf pelatih Real Madrid fokus pada Salah. Zidane mewujudkan perekrutan itu. Dia adalah pemain yang bernilai 200 juta Euro,” tutup dia. BANDAR BOLA

Adapun Inda berpendapat bahwa presiden Madrid, Florentino Perez memang sudah berencana untuk melakukan perombakan besar-besaran setelah kegagalan di La Liga Musim ini. Dan salah satunya adalah dengan mengubah barisan penyerang dan hanya meninggalkan Cristiano Ronaldo.

SALAH LAYAK DAPATKAN GELAR BALLON D’OR MUSIM INI

Salah Layak Menangkan Ballon d'Or Musim Ini

Winger Liverpool, Mohamed Salah dipercaya layak untuk menjadi pemain terbaik dunia di penghargaan Ballon D’Or musim ini menurut pandangan David Ginola. JUDI ONLINE

Salah menjalani musim debut yang luar biasa bersama Liverpool. Ia berhasil menjadi tumpuan lini serang The Reds sehingga mereka selangkah lagi melaju ke final Liga Champions musim ini.

Salah baru-baru ini menerima trofi PFA Player Of The Year. Ia dinilai sebagai pemain paling berpengaruh di Inggris musim ini di mana ia sudah mencetak 31 gol di EPL musim ini. BANDAR BOLA

Ginola sendiri percaya bahwa pencapaian Salah itu sudah membuatnya layak mengangkat trofi Ballon D’Or di akhir tahun nanti. “Tahun lalu saya yang menyerahkan trofi Ballon d’Or kepada Cristiano Ronaldo dan saya akan sangat senang untuk menyerahkan trofi Ballon d’Or kepada Mo Salah tahun ini,” ujar Ginola kepada Talk Sports.

“Dia benar-benar pantas mendapatkan trofi itu. Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa baik di Premier League maupun di Liga Champions.” tutup mantan pemain Timnas Prancis tersebut. JUDI BOLA

Salah sendiri sejauh ini sudah mencetak total 43 gol bagi Liverpool di semua ajang. AGEN BOLA

JADI KAMPIUN, MANCHESTER CITY SELEVEL DENGAN MU

Manchester City

Manchester City musim ini sukses merebut gelar Liga Inggris. Sukses City kali ini dipermulus oleh rival sekota mereka, Manchester United (MU).

Pekan lalu, MU kalah 0-1 dari West Bromwich Albion di Old Trafford Stadium. Kekalahan itu mempermudah Manchester City juara Liga Inggris. Saat ini, poin The Citizens sudah 87 poin dan sudah tidak mungkin dikejar. JUDI BOLA

Manchester City merangkul gelar juara Liga Inggris musim ini dengan catatan memukau. Mereka unggul 16 poin dari rival sekota mereka, Manchester United bahkan sukses mencatatkan 18 kemenangan beruntun dari Agustus hingga Desember, dan manjadi rekor baru di Liga Inggris.

Tim asuhan Pep Guardiola tak tersentuh di puncak klasmen selama 240 hari. Mereka pun menyejajarkan diri dengan Manchester United. BOLA ONLINE

Memastikan gelar dengan lima laga tersisa, The Citizens menyamai rekor MU. Setan Merah pernah mencatatkannya dua kali, yakni pada musim 1907/08 dan 2001/02.

Catatan fantastis Manchester City membuat pelatihnya, Pep Guardiola bangga. Manajer asal Spanyol itu memberikan pujian setinggi langit kepada anak asuhnya.

“Cara kami bermain sangat luar biasa, saya sangat senang berada di sini dan menjadi bagian dari klub ini,” ujarnya di situs resmi Manchester City. JUDI ONLINE

“Para pemain sangat fantastis, menakjubkan, mereka luar biasa. Klub ini sungguh luar biasa di semua aspek,” ucap mantan manajer Barcelona tersebut.

Meski sudah menjadi juara, Manchester City masih membidik rekor yang pernah dicatatkan Chelsea. Ada lima rekor Chelsea yang bisa dipecahkan Manchester City dengan lima laga tersisa, yakni: BANDAR BOLA

  1. Gol terbanyak: Chelsea memegang rekor dengan 103 gol di Premier League, City saat ini mengantongi 93 gol. Merek butuh 10 lagi dari lima laga tersisa, jadi jika The Blues bisa menjaga rata-rata musim ini, rekor tersebut bisa dipecahkan.
  2. Gol tandang terbanyak: The Citizens harus bekerja keras untuk menyamai rekor 68 gol Chelsea. Sejauh ini, Sergio Aguero dan kawan-kawan telah mencetak 53 gol. Mereka butuh 15 gol lagi dari tiga laga tersisa di Etihad.
  3. Poin terbanyak: Rekor yang kembali dipegang Chelsea, City saat ini punya 87 poin dan butuh 8 poin lagi dari kemungkinan 15 untuk menyamai rekor yang dimiliki Chelsea (2004/05) dengan 95 poin.
  4. Kemenangan tandang terbanyak: City telah memenangkan 14 laga tandang musim ini dan memiliki dua laga tersisa. Hanya dengan memenangkan laga tersebut, The Citizens akan mengukir rekor baru dan mengalahkan rekor 15 kemenangan Chelsea.
  5. Selisih gol terbesar: Sergio Aguero dan kawan-kawan saat ini mengoleksi +66 selisih gol dan rekor +77 yang dipegang Chelsea masih bisa dikejar.

CUCI GUDANG, INI 3 PEMAIN YANG LAYAK DIPERTAHANKAN MANCHESTER UNITED

Gelandang Manchester United, Paul Pogba.

Manchester United dikabarkan siap melepas sejumlah pemain. Hal tersebut dimaksudkan agar The Red Devils dapat mendatangkan pemain baru yang sesuai dengan kriteria Jose Mourinho.

Nama-nama besar seperti Juan Mata, Ander Herrera, Luke Shaw, Daley Blind hingga Anthony Martial, disebut sebagai pemain yang berpeluang meninggalkan Old Trafford. Namun, dari banyak nama tersebut terselip beberapa pemain yang dinilai layak menjadi bagian dari skuad Manchester United. BOLA ONLINE

Saat ini, skuat utama Manchester United berisikan 26 pemain. Secara menyeluruh, Jose Mourinho hanya membutuhkan 22 pemain untuk dirotasi mengarungi musim kompetisi.

Beberapa pemain pun harus menerima kenyataan tidak mendapat kesempatan bermain sebanyak pemain lainnya. Sebagai contoh adalah Daley Blind, Luke Shaw dan Matteo Darmian.

Blind baru mencatatkan 14 penampilan, Matteo Darmian dengan 13 penampilan dan Luke Shaw 15 penampilan. Fakta tersebut menggambarkan kalau Mourinho sudah mulai menentukan pemain yang akan ia pertahankan atau tidak. JUDI BOLA

Kendati demikian, ada beberapa nama pemain yang sejatinya masih sangat menjanjikan dan mampu memeberikan kontribusi positif bagi tim.

Berikut ini adalah tiga pemain yang pantas dipertahankan Manchester United pada musim mendatang: BANDAR BOLA

  1. Ander Herrera

Kontrak Ander Herrera bersama Manchester United akan berakhir pada Juni 2019. Sejak akhir musim 2016-17, Herrera disebut akan mendapat perpanjangan kontrak karena aksi impresifnya di lini tengah The Red Devils.

Selain itu, Herrera disebut sebagai suksesor Michael Carrick untuk menjadi kapten tim. Namun, kedatangan Nemanja Matic pada awal musim 2017-18 membuat nasib Herrera berubah.

Herrera dipercaya menjadi opsi alternative dalam skema dua gelandang tengah yang diracik Jose Mourinho. Manajer berpaspor Portugal itu lebih memilih memainkan Nemanja Matic dan Paul Pogba. JUDI ONLINE

Setelah sempat menepi lama dari skuat utama, Herrera kembali mendapat kepercayaan menjadi starter pada laga melawan Manchester City. Mourinho mengubah skema permainan dengan memainkan tiga gelandang tengah.

Hasilnya, Herrera menunjukkan penampilan yang solid dan bisa memimpin lini tengah Manchester United. Penampilan tersebut membuktikan kalau Herrera pantas bertahan di Old Trafford.

  1. Luke Shaw

Karier Luke Shaw bersama Manchester United bisa dikatakan mengalami naik turun. Shaw pernah mendapat predikat sebagai bek masa depan Inggris, namun cedera yang berulang membuatnya gagal mempertahankan konsistensi.

Pada musim 2017-18, Shaw tidak mendapat banyak kesempatan tampil dari Jose Mourinho. Sang manajer berulang kali melayangkan kritik untuk Shaw, namun banyak yang menilai kalau Mourinho bersikap sentimental kepada Shaw. AGEN BOLA

Jika menilai performa Shaw, banyak yang berpendapat bahwa performanya dilapangan tidaklah buruk. Hanya saja kesempatan yang terbatas membuatnya tidak mampu memertahankan konsistensinya.

Kontrak Shaw akan berakhir pada Juni 2018, namun Manchester United memiliki opsi untuk menambah durasi tersebut. Tidak sedikit suporter yang ingin agar Mourinho mempertahankan Shaw karena potensi yang ia miliki.

  1. Marcus Rashford

Marcus Rasfford merupakan produk original akademi Manchester United yang mampu bersinar. Striker asal inggris itu diprediksi akan mampu menjadi tumpuan masa depan tim Setan Merah.

Talenta yang dimiliki Rashford membuat beberapa klub top Eropa tertarik untuk merekrutnya. Meskipun beberapa kali mengonfirmasi kalau Rashford tidak akan dijual, manajemen tidak pernah memberikan janji yang pasti. TARUHAN ONLINE

Saat ini, Rashford dinilai sebagai pemain yang bisa dijadikan alat barter untuk mendapatkan pemain bintang incaran Mourinho. Rashford disebut akan masuk dalam bagian transaksi Gareth Bale atau Isco dari Real Madrid.

Sebagai produk asli klub, Manchester United wajib mempertahankan Rashford dan memberikan kepercayaan yang lebih untuk pemain berusia 20 tahun tersebut.

JUVE CUMA BISA MAIN HABIS-HABISAN LAWAN MADRID

Juve Akan Habis-habisan Lawan Madrid

Hasil memuaskan Juventus yangberhasil mengalahkan tim yang sedang menanjak, AC Milan. Kemenagan inipun mendongkrak kepercayaan diri skuad Juve jelang bertarung di laga krusial kontra Real Madrid.

Kedua raksasa itu saling berhadapan di perempatfinal Liga Champions. Bianconeri akan menjamu Madrid lebih dahulu di leg pertama di Stadion Allianz, Rabu (4/4/2018) dinihari WIB, sebelum gantian menyambangi Santiago Bernabeu di leg kedua sepekan berikutnya. JUDI BOLA

Berperan sebagai tuan rumah, Juve perlu memetik modal sebaik-baiknya. Meski kalah 1-4 dimusim lalu yang menandai pertemuan terakhir kedua klub, si Nonya Besar mempunyai statistic yang baik dalam duel dua leg.

BACA JUGA : GUARDIOLA INGIN MENANG 6-0 DARI LIVERPOOL DI PEREMPATFINAL LIGA CHAMPIONS 2017-2018

Pada semifinal 2014/15, Juve sukses mendepak Madrid dengan agregat 3-2. Kemenangan 2-1 di kandang sendiri jadi kunci kelolosan Gianluigi Buffon cs.

“Kemenangan atas AC Milan memberi kami kekuatan untuk menghadapi sebuah Real Madrid yang adalah tim hebat tapi kami siap dan harus memainkan pertandingan seolah-olah ini pertandingan terakhir kami,” ucap winger Juventus Juan Cuadrado di Marca. BOLA ONLINE

“Kami tidak lebih buruk dari mereka (Madrid). Kami seperti mereka, sama-sama tim hebat.”

BACA JUGA : PANASNYA PEREMPATFINAL LIGA CHAMPIONS 2017-2018: JUVE VS MADRID, LIVERPOOL VS CITY

Cuadrado mencetak gol kedua Juventus setelah bek Milan Leonardo Bonucci menyeimbangkan permainan menjadi 1-1 usai Paulo Dybala mencetak gol pembuka. Sami Khedira lantas mencetak gol kemenangan Juve di empat menit terakhir.

Ini menandai comeback Cuadrado setelah absen lama karena cedera pangkal paha, yang dideritanya pada Desember 2017. “Aku masih belum mencapai performa terbaik tapi aku sudah berlatih dengan baik dengan seluruh tim selama beberapa hari,” aku pesepakbola Kolombia itu. JUDI ONLINE

INI 3 PEMBELIAN TERBAIK KLOPP UNTUK LIVERPOOL

 

STOKE ON TRENT, ENGLAND – NOVEMBER 29: Liverpool manager Jurgen Klopp reacts after the Premier League match between Stoke City and Liverpool at Bet365 Stadium on November 29, 2017 in Stoke on Trent, England. (Photo by Stu Forster/Getty Images)

Performa Liverpool terus menanjak sejak ditangani pelatih Jurgen Klopp. Pelatih berpaspor Jermain itu berhasil mengatasi kelemahan The Reds dengan membeli pemain yang tepat.

Sudah sejak dulu, Klopp piawai memilih pemain yang memiliki potensi gemilang yang kemudian disulapnya menjadi pemain bintang dunia. Sebut saja saat ia menangani Dortmund, ia memoles Robert Lewandowski, Mario Gotze dan Marco Reus. BOLA ONLINE

Setelah sampai di Anfield, dia terus melakukan hal yang sama. Philippe Coutinho menjadi salah satu pemain yang paling berkembang di bawah asuhannya.

Manajer asal Jerman itu juga piawai membidik pemain meski harganya mahal. Lalu siapa saja pemain sukses yang direkrut Klopp untuk Liverpool:

BACA JUGA : SELAIN NEYMAR, BARCA SIAP BAJAK GELANDANG MADRID

  1. Georginio Wijnaldum

Namanya mungkin tidak setenar Mohamed Salah, namun Wijnaldum merupakan pemain penting dari skuad Liverpool untuk membangun serangan sekaligus mengordinir pertahanan.

Klopp merekrut pemain Belanda itu dari Newcastle United di jendela transfer musim panas 2016. Dia tampil cemerlang sejak saat itu dengan menjadi bagian integral dari lini tengah Klopp.

Meski posisi aslinya sebagai gelandang bertahan, namun Wijnaldum juga bisa ditempatkan sebagai gelandang serang saat dibutuhkan. Faktanya dia sudah memberi kontribusi 6 gol dan 9 assist untuk tim musim lalu di liga. JUDI BOLA

BACA JUGA : BUKAN MAIN! INI SOSOK PENGGANTI MODRIC DI MADRID

  1. Sadio Mane

Banyak yang mempertanyakan pihak Liverpool ketika mendaratkan Sadio Mane apalagi dengan mahar yang lumayan, yakni 34 juta poundsterling pada 2016 lalu. Nmaun seiiring berjalanya waktu, pemain berpaspor Sinegal itu mampu membuktikna dirinya dengan menjadi salah-satu pemain yang penting dalam skuad.

Dia adalah Pemain Terbaik Liverpool musim lalu dan telah mencetak 13 gol mengesankan dalam 27 pertandingan liga.

Cedera musim ini membuatnya sedikit terpinggirkan. Meski demikian, dia masih penting bagi tim Jurgen Klopp dan telah memainkan peran vital dalam dan terbukti sudah mencetak delapan gol dan tujuh assist musim ini. FREEBET

BACA JUGA : KLOPP : SALAH MAMPU SAMAI LEVEL MESSI

  1. Mohamed Salah

Siapa yang bisa meragukan Mohamed Salah adalah rekrutan terbaik Klopp, atau ,mungkin salah-satu pemain terbaik yang didatangkan oleh Liverpool. Salah mendarat ke Alians Arena dari AS Roma pada jendela transfer musim panas 2017 kemarin. Salah saat ini menjadi top skorer sementara Liga Inggris.

Pemain Mesir itu telah mencetak gol terbanyak di musim debutnya dibandingkan dengan pemain Liverpool lainnya yang pernah ada. Dia juga dalam proses mengalahkan rekor mencetak gol terbanyak dalam satu musim Liga Inggris (31 gol).

Salah telah memenangkan penghargaan Premier League Player of the Month dua kali dan penghargaan PFA Fans of th he Month tiga kali. Dia dinyatakan sebagai Pemain Terbaik Afrika CAF of the Year 2017 dan juga terpilih di Tim CAF of the Year.

Usia Salah baru 25 tahun, sehingga Liverpool masih bisa berharap banyak padanya di lapangan hingga beberapa musim ke depan. BANDAR BOLA

BACA JUGA : INI 3 PELATIH YANG SANGGUP BUAT MU TAMPIL MENYERANG

FAKTA MENGEJUTKAN MEGA LAGA MAN UNITED VS LIVERPOOL

TAHUKAH ANDA?

Ini akan menjadi pertemuan ke-170 bagi kedua tim di liga – United menang 67 kali sedangkan Liverpool hanya 55 kali (47 sisanya berakhir imbang). BOLA ONLINE 

Liverpool menelan kekalahan lebih banyak di liga ketika bertemu United ketimbang melawan tim lain dalam sejarah mereka (67).

BACA JUGA : Jelang Mega Laga Man United vs Liverpool, Siapa Lebih Diunggulkan?

Dua dari tiga pertemuan terakhir di liga di antara kedua kubu berakhir imbang tanpa gol, dan mereka tidak pernah bermain imbang empat kali secara beruntun di kompetisi liga sejak Februari 1921. JUDI BOLA

BACA JUGA : TERUNGKAP! INI 3 CALON PENGGANTI ARSENE WENGER 

United memenangkan sepuluh dari 13 laga kandang Liga Primer terakhir melawan Liverpool, hanya kalah di musim 2008/09 dan 2013/14, selagi meraih hasil imbang musim lalu.

BACA JUGA :Hasil Liga Europa, Arsenal Pecundangi Milan di San Siro

Meski begitu, hanya Man City dan Chelsea (masing-masing enam) yang mencatatkan kemenangan tandang lebih banyak di Old Trafford ketimbang Liverpool di Liga Primer (lima).

Duel kedua tim telah menghasilkan 16 kartu merah di Liga Primer – hanya derbi Merseyside yang punya catatan kartu merah lebih banyak di kompetisi ini (21). PASTI UNTUNG

Theo Walcott Mengakhiri Pertandingan Tanpa Kemenangan Everton Dengan Ganda Melawan Leicester

 

Pembangunannya didominasi oleh Riyad Mahrez, pemain yang ingin Agen Bola Online Terpercaya berada di manapun kecuali Goodison Park dalam mempekerjakan Leicester City. Malam itu milik Séamus Coleman, pemain yang telah memberikan segalanya untuk menguliahi tanah tua yang terkenal ini sekali lagi. Everton, dan Theo Walcott pada khususnya, mengembangkan kualitas dan gairahnya untuk mencatat kemenangan pertama yang penting tahun ini.

 

Sepuluh bulan karena menderita patah kaki ganda di Stadion Aviva di Dublin, kapten Republik Irlandia kembali ke Liga Primer dengan penampilan yang tidak hanya meragukan keraguan tentang kekuatan pemulihannya namun langsung menggarisbawahi pentingnya Everton.

 

 

 

Coleman tampil ke depan saat tim Sam Allardyce mengambil alih kendali melawan Leicester dan Walcott mengumumkan kedatangannya dari Arsenal dalam gaya dengan dua gol pertamanya untuk klub tersebut. Bek itu juga menonjol dalam menolak umpan balik akhir dari Leicester yang sepertinya tidak mungkin sampai Wayne Rooney mengotori Wilfred Ndidi di dalam area penalti dan Jamie Vardy mencetak gol dari titik penalti. Kuat dalam mengatasi dan mengamuk maju bahkan di menit akhir, Coleman memberi contoh agar Everton mengikutinya untuk mengklaim kemenangan pertama mereka untuk delapan pertandingan.

 

Rasa hormat yang dia perintah terlihat jelas pada peluit akhir. Vardy dan Kasper Schmeichel menawarkan pelukan dan kata-kata pujian. Goodison bergemuruh mendengar suara “Sixty Grand, Sixty Grand, Séamus Coleman”. Malam seperti ini membuat 10 bulan di gym berharga. “Bagi Séamus untuk menyelesaikan 90 menit dan pada menit ke 92 berjalan sejauh 80 yard dengan bola luar biasa untuk saya dan contoh untuk setiap pemain di klub sepak bola ini,” kata Allardyce. “Untuk tampil dengan energi dan kualitas saat Anda absen selama 10 bulan ini sungguh luar biasa untuk dilihat.”

 

Walcott mencetak sebuah hubungan instan dengan kapten Irlandia di sayap kanan Everton dan memberi tepi terdepan tim tidak memiliki semua musim untuk melanjutkan start bagusnya sejak tiba dari Arsenal seharga £ 20m. Energi dan kepercayaannya juga terbukti menular ke Everton, yang memulai dengan lamban yang mengingatkan pada penampilan rumah terakhir mereka melawan West Bromwich Albion sebelum mengklaim keunggulan dan kemenangan yang pantas.

 

Claude Puel mengklaim bahwa tim Leicester-nya tidak akan membuat alasan ketidakhadiran Mahrez saat ia menunggu dengan sia-sia untuk bergabung dengan Manchester City namun gangguan tersebut tidak dapat dihindari. Para pengunjung memulai pertandingan yang lebih cerah dan bisa memimpin awal yang nyaman saat Harry Maguire pergi dari sudut Marc Albrighton dan Ndidi mengarahkan sundulan lagi ke mistar gawang, namun tingkat mereka turun drastis begitu mereka tertinggal.

 

Cuco Martina menghasut terobosan tersebut dengan menyingkirkan Ben Chilwell tepat di luar area penalti Leicester. Bola pecah untuk Gylfi Sigurdsson, yang memilih Walcott yang tidak ditandai di tiang jauh dan dia bertobat dengan mudah melewati Schmeichel.

 

Oumar Niasse, yang disukai dalam serangan terhadap penandatanganan baru 27 juta poundsterling Cenk Tosun, seharusnya menggandakan keunggulan Everton namun diseret dengan sangat mengerikan karena golnya menganga. Goodison adalah sekelompok orang yang memiliki kepala di atas ketinggalan, tapi beberapa saat kemudian dilupakan. Sigurdsson dan Rooney bergabung di lini tengah untuk yang terakhir mengirim umpan silang yang dalam ke tiang belakang tempat Michael Keane dan Daniel Amartey berduel untuk sundulannya. Bola tampaknya berputar dari kepala bek Leicester dan jatuh sempurna untuk Walcott, berdiri tanpa tanda di sisi lain area tersebut, untuk melepaskan tendangan voli ke tempat kedua di bawah Schmeichel yang terpapar.

 

Everton menyia-nyiakan beberapa peluang untuk memperpanjang keunggulan mereka dan baru setelah penalti Vardy terlambat, saraf meluncur masuk dan Leicester bangkit. Pengganti Kelechi Iheanacho menyerang bar dan pos dalam hitungan detik perkenalannya dan Martina memblokir sebuah drive yang terikat tujuan dari Matty James. Pemulihan mereka mereda. Penampilan Coleman tidak.

Kualifikasi Kualifikasi Piala Asia Malaysia-Korea Korea Akan Dimainkan Di Tempat Netral

 

AFC telah mengumumkan bahwa dua pertandingan Kualifikasi Agen Bola Online Terpercaya Grup B Kualifikasi Piala Asia vs Korea Korea akan dimainkan di tempat yang netral.

 

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengumumkan bahwa dua pertandingan Kualifikasi Grup B Kualifikasi Piala Asia vs Korea Korea, yang telah ditunda berulang kali sebelumnya, akan dimainkan di tempat netral pada bulan November.

 

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat, pertandingan akan dimainkan pada tanggal 10 dan 13 November di tempat yang sama, dengan Korea Korea bertindak sebagai tim tuan rumah untuk bentrokan 10 November, dan Malaysia ‘menjamu’ pertemuan terakhir. Namun, tempat yang tepat belum diumumkan oleh konfederasi.

 

Sekjen AFC Dato ‘Windsor John senang dengan keputusan tersebut.

 

“Kami senang bahwa kedua Asosiasi Anggota, setelah banyak diskusi, telah menyetujui pengaturan ini.

 

“Memainkan permainan dengan cara ini, dan dalam urutan ini, membantu kita melindungi prinsip olahraga dari Putaran Kualifikasi Final Piala Asia,” katanya seperti dikutip dalam pernyataan tersebut.

 

Kedua pertandingan tersebut telah ditunda lebih awal karena meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

 

Di Grup B, Korea Utara saat ini berada di posisi ketiga dengan dua poin, sementara Malaysia berada di posisi terbawah dengan hanya satu poin setelah tiga pertandingan. Lebanon pertama dengan 10 poin, sementara Hong Kong berada di posisi kedua dengan lima poin. Lebanon dan Hong Kong sama-sama memainkan empat pertandingan di grup tersebut.

Spanyol Memanggil David Villa Dari New York City Tiga Tahun Setelah Penampilan Terakhirnya

David Villa diatur untuk kejutan kembali ke sepakbola internasional Agen Bola Online Terpercaya setelah ia dipanggil ke skuad Spanyol untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2014.

Striker berusia 35 tahun, yang merupakan pencetak gol terbanyak Spanyol dengan 59 gol dari 97 penampilan, telah tampil subur di New York City musim ini, mendaftar 19 kali dalam 24 pertandingan MLS, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak liga.

Gareth Southgate masih bisa berpaling ke Wayne Rooney untuk Piala Dunia 2018

“Kami percaya bahwa memanggil Villa diperlukan dan tepat,” kata Julen Lopetegui, manajer Spanyol tersebut. “Dia akan memberi kita mobilitas ekstra di depan dan terutama dia akan menyumbangkan antusiasmenya. Kami berharap dan percaya dia akan membantu kami. ”

Villa menggantikan Diego Costa, yang telah dikeluarkan dari skuad 26 orang untuk menghadapi Italia dan Liechtenstein di kualifikasi Piala Dunia. Costa terus berada di pengasingan dari Chelsea setelah jatuh dengan manajer, Antonio Conte, dan tidak memainkan peran apapun di pra-musim.

Dua pemain yang belum dibuka, kiper Athletic Bilbao Kepa Arrizabalaga dan gelandang Milan Suso, juga telah disebutkan namanya di skuad. Spanyol menjamu Italia pada 2 September untuk apa yang mungkin menjadi pertandingan yang menentukan di grup G, dengan kedua tim di 16 poin setelah enam pertandingan, sebelum melakukan perjalanan ke Liechtenstein pada 5 September.

 

Moussa Dembélé Dan Mikael Lustig Memberi Umpan Celtic Melewati Hibs Ke Final

 

semifinal yang awalnya terkenal karena pendekatan Agen Bola Online Terpercaya penasaran Hibernian kemudian ditandai oleh yang membedakan Celtic dari yang lainnya di Skotlandia. Brendan Rodgers berada dalam satu pertandingan kesuksesan piala keempatnya sebagai manajer Celtic dari empat usaha.

Kemenangan ini mungkin memiliki resonansi yang lebih luas daripada memperpanjang rekor domestik Celtic yang tak terkalahkan menjadi 60 pertandingan yang mengejutkan. Bintang Moussa Dembélé telah jatuh ke tingkat di mana ke depan, tidak lama yang lalu dikaitkan dengan setiap klub besar di Eropa, hanya memiliki satu gol untuk namanya sejak Maret. Kebugaran bukan bentuk adalah kunci untuk itu, dengan Rodgers pasti akan kembali sekali lagi ke arah petenis Prancis yang kuat saat kondisi diizinkan. Meskipun pertandingan sudah jauh melampaui jangkauan Celtic, namun ada peningkatan performa pada Rabu malam di Munich dari titik di mana Dembélé diperkenalkan dari bangku cadangan,

Hibs sempat meratapi skenario yang sama. Tidak lama setelah Anthony Stokes mengurangi separuh keunggulan Celtic daripada Rodgers beralih ke Dembélé, seorang pemain termotivasi oleh frustrasi cedera beberapa bulan terakhir. Petenis berusia 21 tahun itu mengklaim dua gol untuk membuat harapan Hibs. “Moussa mungkin satu-satunya pemain kecewa di ruang ganti itu,” kata Rodgers, hanya sebagian bercanda. “Dia pikir seharusnya dia memiliki hat-trick.”

Pahlawan yang kurang mungkin memiliki aspirasi yang sama. Mikael Lustig, pemain belakang Celtic, telah memberikan timnya apa yang pada akhirnya membuktikan keunggulan yang tidak dapat diatasi pada interval tersebut. Dengan banyak bantuan dari Hibs, harus dikatakan. Pendatang baru di Premiership secara aneh hangat pada periode pertama, sehingga gagal mengajukan pertanyaan yang cukup tentang sebuah tim mungkin merasakan efek dari tamasya Liga Champions yang sulit.

Lustig mencuri umpan di tiang jauh dengan isolasi yang bagus untuk terhubung dengan umpan silang Stuart Armstrong dengan kiper Hibs, Ross Laidlaw, berkaki salah saat mencoba mencakar tembakan Swedia tersebut.

Laidlaw secara terang-terangan bersalah untuk nomor dua, Lustig kembali di pos belakang dan kali ini terhubung dengan sudut Leigh Griffiths. “Anda tidak bisa memberi tim kaliber ini semacam kepala mulai,” adalah penilaian akurat manajer Hibs, Neil Lennon.

Meski begitu, dalam menampilkan sikap yang melatarbelakangi karir Lennon sendiri, Hibs tidak dengan tekun mengakui dasi itu. Performa babak kedua bullish membawa harapan dengan cara kontroversial seperti Dedryck Boyata diputuskan untuk secara ilegal menaikkan Martin Butle di perawakannya di dalam area penalti. Celtic mengeluh dengan pahit tentang penghargaan spot-kick – dan terus melakukannya pada waktu penuh – dengan Stokes memanfaatkannya sepenuhnya.

 

Pada titik ini, adalah sah untuk mempertanyakan semangat apa yang bisa dikumpulkan oleh Hibs jika didukung oleh dukungan yang cukup besar. Ada rasa malu bagi klub dan Liga Sepak Bola Profesional Skotlandia karena banyaknya kursi kosong di bagian Hibs yang ditunjuk. Tiket tersebut tidak hanya bisa dijual ke pendukung Celtic jika Hibs tidak menuntut alokasi seperti itu namun penjualan sekitar 4.000 lebih sedikit dari daftar tiket musim di Easter Road menyajikan sebuah anomali.

Kombinasi ketabahan mengesankan Celtic dan Dembélé memberikan intervensi penting setelahnya. Rasanya seolah Rodgers telah mendesak pulang ke pemainnya sehingga penonton bisa mengantisipasi keruntuhan. Dembélé diberi ketukan setelah bekerja membangun dari James Forrest dan Scott Sinclair untuk tampaknya menyelesaikan dasi di 3-1.

Hibs bangkit lagi, pengganti Oli Shaw berusia 19 tahun yang menghasilkan hasil bagus setelah mengumpulkan umpan Steven Whittaker. Dembélé adalah untuk memberikan tindakan penutup dari serangan balik. “Saya lebih suka kehilangan 4-2 untuk itu daripada membiarkannya unggul 3-2,” kata Lennon.

Dia mungkin juga mengambil tingkat penghiburan dari identitas pria yang menyegel nasib Hibs. Ada tanda-tanda bahwa Dembélé kembali.

Kiper Italia Yang Bermain Selama Berbulan-Bulan Tanpa Kebobolan Satu Gol

 

 

Bagi sebagian besar dunia sepakbola, sistem pertahanan catenaccio Italia yang terkenal itu adalah fenomena satu dekade yang pegangan Agen Bola Online Terpercaya tirani pada game tersebut dilonggarkan pertama kali oleh Celtic pada tahun 1967, kemudian dipecahkan oleh Ajax dan Total Football di awal 1970-an. Sistem yang telah membawa kesuksesan begitu banyak bagi Milan dan Inter telah menjalankan jalur alami dan tidak memiliki fleksibilitas untuk memenuhi tuntutan permainan yang terus berubah.

 

Masalahnya adalah bahwa keturunan catenaccio menjadi barang usang diakui di mana-mana di dunia ini selain di rumah spiritual Italia sendiri. Selalu lebih dari sekadar taktik belaka, catenaccio adalah plasebo yang memasarkan dirinya sebagai obat penyembuhan untuk mengatasi ketidakamanan sepak bola bangsa. Orang Italia telah lama kekurangan kepercayaan pada kemampuan pemain mereka untuk bersaing secara fisik dengan orang asing dan ini mengilhami sebuah kontra-filosofi di mana persyaratan minimum untuk tidak kalah adalah kompromi yang dapat diterima. Catenaccio telah membawa kesuksesan dan terbukti menjadi obat keras bagi pelatih Italia untuk melepaskan diri mereka sendiri.

Seperti apa kompetisi sepak bola komunis? Piala Kemajuan

Baca lebih banyak

 

Ketakutan akan kekalahan dan kelangkaan inovasi membuat permainan Italia terpuruk sampai tahun 1970an, tidak mampu dan tidak mau melepaskan diri dari cengkeraman dingin dan dingin ideologi tersebut. Obsesi yang sedang berlangsung dengan pendekatan keselamatan pertama menyebabkan pengeringan sasaran, peluang dan bahkan sering tembakan. Penerima manfaat penghindaran yang hampir patologis ini adalah penjaga gawang dan ini akan menjadi era yang tidak lain bagi mereka untuk menghasilkan jerami secara statistik. Mata uang penjaga adalah selembar bersih dan untuk yang paling biasa-biasa saja dari net-minder, seprai bersih sangat mudah didapat di sepak bola Italia saat itu.

 

Karier Dino Zoff yang panjang dan sukses dimulai pada masa-masa awal catenaccio. Seiring dengan beberapa gelar yang dimenangkannya untuk klub dan negara, Zoff diuntungkan dari budaya yang berpikiran pertahanan, menghasilkan beberapa prestasi statistik yang menonjol. Bagi Italia ia masih memegang rekor untuk jangka terpanjang (1.142 menit), yang ditetapkan antara 1972 dan 1974, tanpa kebobolan satu gol di sepak bola internasional. Bersamaan dia melakukan sesuatu yang sangat mirip di level klub bagi Juventus dalam bermain selama 903 menit tanpa kebobolan satu gol selama musim 1972-73, urutan terpanjang kedua dari jenis ini dalam sejarah Serie A.

 

Rekor Zoff sebenarnya agak tidak penting jika Anda melihat ke luar Serie A. Dari saat kiper Genoa Mario Da Pozzo memperpanjang rekor nasional menjadi 791 menit tanpa kebobolan selama musim 1963-64, rekaman khusus ini akan meningkat berulang kali dalam beberapa tahun ke depan sebagai sekelompok kiper divisi bawah yang tidak diketahui memanfaatkan lingkungan bermain yang sangat menyenangkan.

 

Sementara permainan Italia secara keseluruhan terkunci dalam straitjacket defensif, setidaknya di Serie A ada pemain depan kelas dunia seperti Sandro Mazzola, Gianni Rivera, José Altafini, Pierino Prati dan Luigi Riva yang mampu mencetak gol melawan yang paling banyak sekalipun. peringkat defensif. Taktik serupa di Serie B dan di bawahnya, dengan pembela HAM sangat banyak melebihi lawan ke depan, namun tim ini tidak memiliki kualitas striker yang mampu menjembatani kekosongan yang cukup besar ini.

 

Nama tersebut tidak benar-benar menggelinding: Boesso (Savoia), Vincenzi (Venezia), Chirico (Crotone), Basiani (Siena), Recchia (Formia) dan Tancredi (Sambenedettese); penjaga yang tidak terdepan, namun masing-masing berhasil melakukan perpanjangan waktu antara 900 dan 1.200 menit tanpa kebobolan. Menjelang akhir musim 1967-68, Corsinovi dari sisi Sisilia kecil Acireale menaikkan mistar lagi dengan rekor baru 1.228 menit. Kampanye Massie Serie C pada 1968-69 tertangkap mata terutama untuk 1.266 menit antara gol yang dicatat oleh kiper mereka yang baru ditandatangani, Marcello Trevisan.

 

Lucunya, Trevisan pindah pada akhir musim ke Napoli untuk mewakili Dino Zoff, yang masih beberapa tahun lagi dari puncak penghakimannya sendiri. Musim berikutnya benchmark bergeser lagi, kali ini ke Antonio Gridelli dari Serie C’s Sorrento. Dia mengetuk rekor sebelumnya dari taman, memperbaiki lebih dari lima jam dan memperpanjang rekor Italia dan dunia menjadi 1.537 menit.

 

Prestasi penting Gridelli akan bertahan jika bukan untuk No1 Lecce, Emmerich Tarabocchia, dan beberapa pendukung berperilaku buruk di kota timur selatan Barletta. Sejak awal November 1974, Tarabocchia kebobolan gol telak saat pertandingan Serie C di Bari, lima bulan akan berlalu sampai orang lain berhasil melewatinya – striker Benevento, Cascella, akhirnya berakhir pada bulan April 1975. Rekor baru itu sekarang hampir tidak dapat dipercaya 1.791 menit, sepak bola hampir 30 jam atau, jika Anda suka, hanya sembilan menit dari 20 pertandingan liga penuh. Itu juga dua kali lebih lama dari catatan Serie A yang kemudian dipegang oleh Zoff.

Pada hari Serie A menghasilkan sembilan gol dalam delapan pertandingan … dan mengalahkan La Liga

Baca lebih banyak

 

Catatan Tarabocchia mendapat banyak uang. Pada bulan Februari 1975, Lecce pergi ke Barletta dan jadwal shutout kiper yang panjang tampaknya berakhir setelah dia kebobolan gol bunuh diri dan, kemudian, penalti yang berhasil dikonversi. Menit Lecce equalizer menit mengamankan hasil imbang 2-2 namun invasi lapangan resultan oleh pendukung rumah marah menyebabkan Federasi Italia untuk campur tangan dan menghukum Barletta. Pertandingan tersebut diberikan kepada Lecce dengan skor 2-0, yang berarti berlangsungnya Tarabocchia tanpa mengakui dipertahankan, atau setidaknya dipulihkan melalui sebuah teknis. Tanpa keberuntungan yang didukung pendukung ini, kiper Sorrento Gridelli akan mempertahankan catatannya.

 

Saat itu, kiper Vasco da Gama, Mazarópi, mencatat rekor dunia pada tahun 1978, mengalahkan total Tarabocchia pada menit ke 25 namun ini adalah daftar rekor bahwa orang Italia – atau setidaknya orang Italia dari divisi bawah – masih mendominasi. Tarabocchia dan Gridelli masih menempati posisi kedua dan ketiga dalam daftar semua waktu, melihat ke bawah dengan bangga pada penjaga nama besar seperti Edwin van der Sar, Dany Verlinden, Abel Resino, Stoyan Yordanov dan Chris Woods di bawah mereka dalam urutan kekuasaan.

Harry Kane Menikmati Sorotan Real Madrid Namun Momen Penting Sulit Dipahami

 

Sebuah backheel di Bernabéu. Itu adalah sebuah pembaptisan atau jika memang demikian, seperti yang dipikirkan kebanyakan Agen Bola Online Terpercaya  stadion ini, hal itu benar-benar terjadi. Pertunjukan ulang itu menceritakan sebuah cerita yang berbeda, tapi ternyata Harry Kane, pemain Tottenham Hotspur berlari ke arahnya saat bola mendarat di jaring Keylor Navas, memberi mereka petunjuk sebelum setengah jam. Masalahnya adalah bahwa pada akhir permainan itu juga Kane yang mereka cari, Hugo Lloris merangkul bahunya dan mengantarnya ke touchline. Ini adalah hasil yang sangat bagus yang dirayakan oleh para pendukungnya, tapi itu bisa saja lebih baik lagi dan wajah Kane menceritakan sebuah kisah tentang kesempatan yang hilang.

Mauricio Pochettino mengatakan bahwa dia selamanya memberikan video Kane, klip momen yang tak ada habisnya dalam permainan, hal yang perlu diperbaiki, perbaiki dan pelajari. Dia tidak perlu menyerahkan rekaman tentang apa yang terjadi di sini pada menit ke-71 bagi Kane untuk mengulanginya di dalam pikirannya, saat dia berdiri sendiri di depan gawang, jenis kesempatan yang akan dia impikan, tapi melihat Navas menyelamatkan tembakannya. Dia juga tidak yakin, apakah saat ini akan menenggelamkannya; bahkan mungkin akan mendorong striker itu lebih banyak lagi. Manajer tersebut, bagaimanapun, menggambarkannya sebagai “pemain terbaik di dunia dalam hal kekuatan mental, tekad dan usaha”. Itu tidak membuatnya tidak menyakitkan, namun, paling tidak karena ini ditetapkan sebagai malamnya. Ketika Fernando Llorente menemukannya dengan 19 menit tersisa, itu benar-benar bisa terjadi.

“Harry the Strong” satu judul depan halaman Spanyol di sini telah memanggilnya. “Kane adalah bahaya,” yang lain memperingatkan dan Raphaël Varane tahu. “Semua yang menyentuh Harry masuk,” kata Llorente. Terkadang bahkan hal-hal yang tidak dia sentuh juga masuk. Salib Serge Aurier dari kanan mencarinya saat ia berlari di depan Varane, mencari film. Bola menghindarinya tapi bukan bek yang mengejarnya dan ia membelok di luar kiper.

“Semakin saya bermain, semakin saya merasakan apa yang akan dilakukan pembela HAM,” kata Kane, tapi dia tidak bisa mengharapkan ini. Dia juga tidak mengharapkan apa yang terjadi sejam kemudian.

“Jika Anda belum bermain di Bernabéu, Anda belum dibaptis,” kata Pochettino. Setelah setengah jam di sini, timnya memimpin. Tinggi di sudut timur laut, di mana 4.000 penggemar Spurs berkumpul, dan di saku kecil di barat berdiri juga, perayaan dimulai. “Dia salah satu dari kita sendiri, dia salah satu dari kita sendiri, Harry Kane, dia salah satu dari kita sendiri,” teriak mereka. Tak pelak, beberapa fokus dalam membangun sampai pertandingan ini dihabiskan bertanya: berapa lama? Dan kemana dia akan pergi? Mereka adalah pertanyaan yang pasti bisa melekatkan diri pada pemain bagus ini – dan terutama melawan Madrid.

 

Gareth Bale, absen karena cedera, dan Luca Modric, hadir dimana-mana dan sehebat yang bisa ditonton sebelumnya, adalah pengingat akan hal itu, dan kemudian ada Cristiano Ronaldo – pria yang, seperti Kane, telah mencetak 43 gol pada 2017 di awal dari game ini Pada awal babak kedua itu 44, penalti menghantam rumah untuk menempatkan tingkat Madrid sebelum jeda. Yang mengejutkan, pada akhirnya, adalah tidak lain. Ronaldo tanpa henti tanpa pahala lebih jauh, mencetak satu gol, memukul tiang, menarik simpanan yang bagus dari Lloris dan kemudian memaksa pemberhentian lain setelah lonjakan yang membawanya melewati tiga orang. Dia mengakhiri malam di 44.

Kane berakhir pada 43, gol pertamanya bukan miliknya, yang kedua membantahnya dan kecewa mencengkeramnya. Namun jika ini adalah sebuah ujian – dan itu telah diajukan sebagai satu, melawan orang yang melawan siapa yang terbaik dihakimi – mungkin dia tidak cocok, tapi dia memainkan perannya. Bahkan ketika datang kepadanya untuk berperan, dia tidak bisa. Dia berlutut; manajernya akan percaya bahwa dia akan segera berdiri lagi. Dia akan mengingatkannya akan kebaikan yang dia lakukan di sini.

 

Akan sangat murah hati untuk menyarankan agar Kane memaksakan gol pembuka tapi dia telah berhasil menyelamatkan tajam dari Navas, melompat ke tikungan, dan kemudian berhasil lolos dengan mengesankan di sebelah kanan, menjauh dari Sergio Ramos dan menarik bola ke tiang dekat untuk Llorente, yang terpikat di lapangan oleh Casemiro hanya agar wasit bisa membuang muka.

Manchester City mengandalkan gol awal untuk mengatasi Napoli di Liga Champions

Baca lebih banyak

Lineup Tottenham adalah satu mengejutkan, bahwa kemitraan di antara mereka, tapi itu saat-saat. Llorente dan Kane telah bermain 34 menit bersama sebelumnya. Llorente menduduki bek tengah, membawa Kane bermain dan menggunakan bola dengan kecerdasan dan ketenangan. “Dia memberi Harry kebebasan dan memperbaiki bek tengah; Dia fantastis, “kata Pochettino. Dia juga memberikan kesempatan terbaik. Header terkontrol rapi dimainkan di Eriksen, yang tembakannya didorong menjauh di tiang dekat. Sebelumnya, dia telah menggulung bola ke Kane. Seharusnya itulah yang menentukan.

Terakhir kali Spurs ada di sini, pada tahun 2011, Kane berada di Brisbane Road. Dia bermain lima menit untuk Leyton Orient dalam kemenangan 2-0 melawan Plymouth Argyle. Sekarang dia di Bernabéu.

Di dalam area di ujung utara, tujuan di depannya, penggemar di atasnya; salah satu dari mereka sendiri; momennya Dia membuka tubuhnya dan, dengan kaki kanan, mencoba membimbingnya di tiang jauh. Navas bergerak cepat, tangan kiri meraih, dan secepat kejadiannya hilang.

Cesc Fàbregas Dan Alvaro Morata Target Chelsea Mengirim Everton

 

 

Chelsea memasuki minggu terakhir bursa transfer dengan masih banyak yang bisa diraihnya di pasar namun momentumnya baik dan benar-benar kembali di lapangan. Konfrontasi Agen Bola Online Terpercaya dengan Everton cenderung membawa yang terbaik dari tuduhan Antonio Conte dan tim tamu, meski dengan barisan mereka diperkuat selama musim panas, itupun hampir tersingkir oleh tim Italia. Conte harus berharap penampilan yang dominan ini tidak melemahkan desakannya dengan dewan bahwa penguatan masih sangat dibutuhkan.

Sebenarnya, sekilas batu bata Everton benar-benar akan membenarkan urgensinya. Juara yang diuntungkan di sini dari Everton telah terbebani oleh jadwal yang berat karena sepak bola persahabatan yang timbal balik. Tuntutan mengambil Manchester City, Hajduk Split dan Chelsea dalam tujuh hari terbukti di luar tim Ronald Koeman, dengan kelelahan merayap ke kaki, kelelahan ke dalam pikiran dan kelesuan ke dalam permainan pendekatan. Everton tidak mengumpulkan satu tembakan pun pada target sepanjang siang dan selalu tampak sama sekali tidak mampu mengambil defisit dua gol yang dikirim sebelum jeda.

Antonio Conte membela kebijakan Chelsea untuk meminjamkan pemain muda

Chelsea melewati mereka dengan sangat mudah untuk kenyamanan bersama Koeman, yang kemerahan di bawah sinar matahari sore yang membakar, yang tersisa untuk meratapi kurangnya gerakan atau sayatan. Mereka akan membaik, terutama jika pelatih asal Belanda mengamankan dua pemain yang dia rasa sangat penting – setidaknya harus menjadi striker – sebelum cut-off. Chelsea menginginkan lebih dari dua wajah baru, dengan minat dipertahankan di Alex Oxlade-Chamberlain, Danny Drinkwater dan Ross Barkley, saat ini dalam rehabilitasi dari hamstring yang robek. Sebuah trio pemain internasional Inggris akan menambah kedalaman lebih jauh ke skuad dengan sepak bola Liga Champions beberapa minggu lagi. Namun setidaknya tim pertama berfungsi efisien lagi setelah gagap yang tak terduga melawan Burnley pada sore hari pembukaan. Normalnya telah dilanjutkan di depan.

Ini adalah penampilan yang lebih mengesankan daripada yang mengalahkan Tottenham Hotspur dalam serangan balasan di Wembley pada hari Minggu sebelumnya. Chelsea menemukan tempo optimis mereka lebih awal dan tidak membiarkan irama goyah sampai timah merasa tak tergoyahkan dengan Willian, sosok yang diremajakan setelah gangguan reguler musim lalu, yang membuat mereka terus maju dan terlalu banyak penciptaan dan energi di lini tengah bagi Everton untuk diperangi. Ini tidak pernah mengancam akan mengulangi kekalahan 5-0 musim lalu di arena ini, sebuah kemenangan kandang yang diilhami oleh gerakan Eden Hazard yang licin, tapi masih belum banyak kontes.

 

Scott Sinclair Ganda Membuat Celtic Berkelas Untuk Menuju Babak Grup

 

 

Celtic hanya akan berpuas diri untuk menjaga diri taruhan bola saat mereka melakukan perjalanan jauh ke Kazakhstan untuk pertandingan leg kedua babak playoff Liga Champions. Penyebab mereka di ujung timur Glasgow dibantu oleh dua gol Astana sendiri namun dengan lima di antaranya melindungi mereka dalam permainan kembali, tempat mereka dalam kelompok imbang semuanya terjamin.

Celtic 5-0 Astana: Liga Champions play-off leg pertama – seperti yang terjadi

Scott Sinclair mencetak dua gol saat Celtic mengalahkan juara Kazakhstan itu untuk semua tapi memesan tempat mereka di babak grup Liga Champions

Ada unsur besar kontroversi tentang gol ketiga game tersebut, dan Scott Sinclair yang kedua, pada saat bersamaan. Itu dicetak sebagai anggota masing-masing sisi berbaring bersujud di lapangan setelah benturan kepala yang buruk, tapi permainan diizinkan berlanjut dan penyerang Celtic memanfaatkan sepenuhnya.

Manajer Astana, Stanimir Stoilov, mengatakan: “Jika saya wasit saya akan menghentikan permainan. Pertama-tama, kita harus memikirkan kesehatan dan keselamatan para pemain. ”

Jika itu mungkin sebuah terobosan bagi Celtic, mereka layak mendapatkan kemenangan besar mereka dan Brendan Rodgers, yang mengatakan bahwa dia mengharapkan gelandang serang Stuart Armstrong untuk menandatangani kontrak baru segera, mengatakan: “Ini adalah penampilan tim yang luar biasa. Kami mencetak lima gol dan kami melewatkan satu atau dua peluang. Untuk melakukannya pada tingkat persaingan ini dan tunjukkan tingkat ketenangan ini membuat saya sangat bangga.

“Setiap pertandingan di kualifikasi ini adalah tekanan, tapi yang menyenangkan adalah ketenangan yang dimainkan para pemainnya. Tujuan pertama sangat penting bagi kami, seperti pada level apapun, dan kami benar-benar puas setelah itu.

“Itu adalah kinerja yang lengkap dalam banyak aspek, dan sekarang kami mengerti bahwa kami perlu menyelesaikan pekerjaan di sana di game kedua.”

 

Salah Ingin Meningkatkan Tampilan Liga Primer Inggris Dari Liverpool

 

 

Pemain berusia 25 tahun itu mencetak dua gol  taruhan bola  saat The Reds menabrak Purples dan dia ingin mereka memanfaatkan kekalahan tersebut sebagai batu loncatan untuk pertunjukan yang lebih baik.

 

Pemain sayap Liverpool Mohamed Salah menginginkan penampilan yang lebih baik dari timnya di Liga Primer Inggris menyusul pukulan 7-0 atas Maribor dalam pertandingan Liga Champion UEFA pada Selasa malam.

 

Pemain internasional Mesir dan Roberto Firmino keduanya membawa kawat gigi sementara gol lebih lanjut dari Philippe Coutinho, Alex Oxlade-Chamberlain, dan remaja Trent Alexander-Arnold memberi kemenangan terbesar kepada Kops di Eropa.

 

Sisi Jurgen Klopp berada di urutan kedelapan dalam log topflight Inggris setelah memenangkan hanya tiga dari delapan pertandingan pembuka mereka dan mantan pria Roma, yang telah mencetak delapan gol dalam 13 penampilan sejak perpindahan musim panasnya, membuat tim tersebut dapat membangun momentum yang besar. menang.

 

“Saya pikir ini adalah hasil yang penting bagi kami, jadi kami harus terus menantikan dan kami harus memenangkan pertandingan berikutnya,” kata Salah kepada BT Sport.

 

“Dalam tiga atau empat pertandingan terakhir kami melewatkan banyak peluang … dan kami mengalami nasib buruk.

 

“Saya pikir semua orang percaya bahwa hasil yang baik akan datang, jadi sekarang kita berada dalam posisi yang baik dan saya yakin di pertandingan berikutnya, itu akan sama.”

 

“Timnya bagus dan hasil kami bagus, jadi itu yang terpenting,” tambahnya.

 

“Saya sangat senang untuk itu – tujuh gol atau delapan gol tidak mengubah apapun, tapi yang terpenting bagi kami adalah berkonsentrasi pada peningkatan hasil di Premier League.

 

“Kami tidak menang untuk dua, tiga pertandingan, jadi kami harus terus maju dan terus menantikan dan memenangkan pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Striker Son Heung-Min Berusaha Mengalahkan Tottenham Atas Crystal Palace


Roy Hodgson berbalik dan berjalan kembali ke bangku cadangan. Kemarahan manajer istana Crystal Palace menceritakan taruhan bola  kisahnya. Sepak bola bisa menjadi hasil pencarian paling kejam dan bagaimana Hodgson merasakannya sesaat setelah jam di kandang sepak bola Inggris – tempat yang baik baginya selama waktu yang bertanggung jawab atas Inggris.

Tim Istananya telah menahan Tottenham Hotspur sejauh lengannya dan menciptakan peluang untuk memimpin. Paulo Gazzaniga, kiper pilihan ketiga untuk Tottenham, menjadi alasan mengapa tetap tanpa gol sementara Wilfried Zaha telah mencapai peluang bagus di menit ke-57.

Dalam sekejap, permainan berbalik, bagaimanapun, dan Hodgson mengalami perasaan tenggelam itu. Pemenang Son Heung-min adalah hasil akhir yang dieksekusi dengan indah, sangat tidak sesuai dengan penampilan dan penampilan timnya. Bentuk tubuh Korea Selatan ke depan sempurna dan dia mendapat tembakan kaki kirinya untuk membungkuk kembali ke sudut jaring dari sekitar halaman di luar pos.

Hodgson bisa mengutuk bagaimana bola sudah sampai pada Son. Setelah Danny Rose masuk ke dalam dan melihat tembakan terhenti, Moussa Sissoko melanjutkan langkahnya dengan umpan silang rendah dari kanan. Yohan Cabaye memiliki kesempatan untuk membersihkannya namun ia hanya berhasil memainkannya langsung ke pemain Spurs. Penyerang melakukan sisanya dan Istana tidak bisa bangkit sendiri setelahnya.

Suatu sore yang aneh bagi Mauricio Pochettino dan para pemainnya. Setelah epik Liga Champions menang melawan Real Madrid pada hari Rabu, mereka tidak bisa mengumpulkan semangat yang sama; Manajer itu mengaku “bukan performa terbaik” dan timnya membutuhkan “keberuntungan untuk menang”. Di sisi lain, kemenangan yang tidak pantas memang memiliki daya tarik tersendiri.

Masuknya Pochettino ke Gazzaniga, untuk debut Tottenham-nya, tak terduga. Dengan Hugo Lloris keluar dengan masalah otot adduktor, Michel Vorm telah berada di garis untuk kesempatan di Liga Primer yang jarang terjadi, namun dia berlatih lutut pada Sabtu.
Iklan

Gazzaniga memeluk kesempatan tersebut namun hanya setelah menggoda dengan bencana di awal. Tiga menit ada di waktu ketika Zaha – pemain yang dilirik Spurs – melengkung di umpan silang yang indah untuk Mamadou Sakho. Bek bertahan di Gazzaniga tapi dia tidak bisa mendapat sentuhan kapan, mungkin, seharusnya dia lakukan.

Mungkin saja dia ketakutan oleh pemandangan Gazzaniga yang melompat dengan liar ke arahnya dan, saat bola itu hilang, kiper tersebut pada dasarnya menjahitnya. Penalti? Sepertinya tindakan semacam itu akan dikenakan sanksi di luar area penalti. Wasit, Kevin Friend, tidak bergeming dan Hodgson kemudian menyarankan agar dia lebih tidak senang karena Sakho tidak mencapai sundulannya.

Pochettino tanpa Dele Alli, bintang dua gol dari kemenangan Madrid, karena cedera hamstring, dan timnya bekerja untuk tempo dan kohesi. Rose menepuk-nepuk sundulan pada babak pertama saat Son terbelah antara persimpangan dan tembakan saat ditempatkan dengan baik di sebelah kiri area penalti. Pada akhirnya dia tidak melakukan keduanya dan bola keluar untuk lemparan ke dalam. Pochettino juga kehilangan Harry Winks pada pergelangan kaki yang bengkok pada babak pertama.

Istana melakukan apa yang telah dilakukan banyak klub melawan Tottenham di Wembley musim ini: mereka menahan orang-orang di belakang bola, menekan jarak di antara garis-garis dan melihat pukulan pada serangan balik atau dari set-piece.

Tidak masalah bagi mereka bahwa Tottenham memiliki 68% kepemilikan. Tim Pochettino terkadang lebih berbahaya saat mereka tidak memiliki banyak bola.

Istana akan memimpin di menit ke-36 setelah sebuah sudut Cabaye tapi untuk menyelamatkan sangat baik oleh Gazzaniga. Scott Dann naik di atas Eric Dier dan dia mengirim sundulan ke pojok bawah. Gazzaniga memamerkan refleknya dan Jan Vertonghen menyelesaikan izin tersebut.

Pada jam, sulit untuk memahami bagaimana Istana tidak berada di depan. Gazzaniga memberi umpan tajam kepada Andros Townsend di tiang jauh setelah mantan pemain sayap Tottenham merebut bola yang buruk dari Serge Aurier untuk dilewati, dan dia juga mengalahkan sundulan Luka Milivojevic di tiang jauh setelah sebuah sudut dibelokkan dari Dier.

Zaha sangat bagus – cepat, kuat dan langsung – tapi dia menghapus fotonya dengan namanya. Anda akan memiliki peluang yang panjang untuk menyeret tendangannya melewati tiang jauh, jaring menganga, setelah dia membawa bola ke Gazzaniga untuk segera beristirahat. Itulah yang dia lakukan. Sudut itu agak ketat tapi pemain penyempurnaannya harus mencetak gol.

Kesempatan itu telah dipicu oleh kesalahan lain dari bola masuk Aurier dan Townsend karena Zaha dinilai sempurna. Zaha sangat marah pada dirinya sendiri. Anak akan memelintir pisau beberapa saat kemudian.